MASJID AL MUHAJIRIN Izinkan Anak-anak Sekolah Gunakan WiFi-nya untuk Belajar Online

- Penulis

Minggu, 9 Agustus 2020 - 20:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sudah hampir sepekan Masjid Al Muhajirin, Jalan HKSN, Banjarmasin Utara mulai didatangi anak-anak untuk belajar.

Hampir setiap hari masjid ini tak pernah sepi. Fasilitas WiFi gratis yang disediakan di sana menjadi salah satu solusi para pelajar saat ini.

Pasalnya, pemberlakuan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan sistem daring alias online oleh pemerintah di satu sisi menjadi beban membengkaknya biaya untuk kuota internet.

Rizka musilnya, siswi Kelas IX, SMP Al Zamzami ini memilih untuk belajar di Masjid Al Muhajirin. Dia bersama teman sekelasnya, Asti dan Ajimah, sudah beberapa hari terakhir mengerjakan tugas sekolah di sana.

“Sudah dua hari kami belajar disini. Alasannya karena bisa hemat kuota. Ada internet gratis. Dan di sini suasananya nyaman,” ujar Rizka Sabtu (08/08/2020).

Mereka bertiga mengakuibahwa semenjak belajar menggunakan metode PJJ dengan sistem daring biaya untuk kuota internet menjadi meningkat. Alhasil uang jajan pun terkadang harus disisihkan sebagai untuk beli kuota.

“Kalau sekarang dua GB, paling lima hari sudah habis. Kalau dulu masih bisa lebih lama. Kalau belajar di sini bisa lebih hemat kuotanya,” timpal Asti.

Memang bagi yang mampu atau berlebih, dua GB tak ada artinya. Namun bagi mereka jumlah kuota itu cukup untuk menjejal ilmu di kepala mereka. Maklum sekolah mereka juga hanya berada di pinggiran kota.

“Kalau letak sekolah di Alalak Utara, tak terlalu jauh dari sini. Kami juga kemarin diberitahu guru kalau di masjid ini ada internet gratis. Makanya kami ke sini,” tambah Asti.

Masjid Al Muhajirin memang sudah lama memiliki fasilitas WiFi. Dan sebelum fasilitas itu memang sengaja diperuntukkan bagi jemaah.

“Kalau WiFi ini sudah lama. Tapi kan kebetulan saat ini sekolah belajar online. Jadi kami persilakan saja bagi warga sekitar yang mau memanfaatkan,” beber Ketua Pengurus Masjid Al Muhajirin, H Yuherli.

Baca Juga :   BANJARMASIN Waspada DBD!

Masjid ini memang tampak biasa-biasa saja. Tapi siapa sangka Masjid Al Muhajirin ini terpilih menjadi Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila (YAMP) terbaik dari 999 masjid YAMP se-Indonesia pada 2019 lalu.

Di masa pagebluk protokol kesehatan CoVID-19 di masjid itu juga diawasi ketat. Jemaah yang datang atau anak-anak yang ingin belajar wajib menggunakan masker. Cuci tangan dan menjaga jarak.

H Yuherli membeberkan bahwa, memang banyak kegiatan yang dilakukan di sana. Pengurus memiliki prinsip bahwa masjid tak hanya tok untuk beribadah. Tapi juga masjid bisa digunakan untuk berbagai macam kegiatan demi kemaslahatan umat.

“Ya prinsipnya seperti itu. Di masjid bisa beribadah, belajar, tempat bermusyawarah, dan banyak lagi yang lain. Yang pasti untuk kemaslahatan umat,” jelasnya.

Di masjid tersebut memang memiliki beberapa fasilitas, seperti pojok baca, perpustakaan, tempat olahraga, dan berbagai fasilitas penunjang lain. Bahkan, Yuherli bercita-cita masjid itu juga nantinya punya klinik sendiri.

“Di sini kan banyak jamaah yang lansia. Maunya mati setidaknya ada tenaga medis, sukur-sukur punya dokter,” harapnya.

Lantas dari nama duitnya? Mengingat untuk membangun klinik, punya tenaga medis hingga dokter perlu biaya tak sedikit. Yuherli pun menjawab dengan santai.

Ada prinsip yang dimiliki oleh pengurus masjid ini, bahwa semakin banyak duit kas yang digunakan untuk kemaslahatan umat, maka duit kas tak akan berkurang, malah jadi bertambah.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Senin, 13 April 2026 - 23:02

14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Sabtu, 11 April 2026 - 17:38

DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca