MAKLUMAT Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan oleh Kapolda Kalteng

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan saat meninjau penanganan karhutla di Tumbang Nusa Pulang Pisau belum lama ini. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan saat meninjau penanganan karhutla di Tumbang Nusa Pulang Pisau belum lama ini. (Foto: HO-Polda Kalteng)

SuarIndonesia — Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan mengeluarkan maklumat tentang larangan dan sanksi pidana terhadap pembakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai upaya pencegahan bencana asap di wilayah setempat.

“Maklumat ini kami keluarkan agar seluruh masyarakat, pelaku usaha dan perusahaan bersama-sama menjaga lingkungan, serta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan bencana dan memiliki konsekuensi pidana,” katanya di Palangka Raya, Senin (27/7/2026).

Maklumat Nomor: Mak/1/VII/2026 tersebut diterbitkan untuk menjamin terjaganya kelestarian lingkungan hidup, serta mencegah terulangnya bencana asap akibat pembukaan lahan dengan cara membakar di Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam maklumat itu juga ditegaskan pemerintah berkewajiban menjaga kondisi lingkungan hidup, khususnya kualitas udara di Kalimantan Tengah agar tetap sehat demi mendukung aktivitas dan kesehatan masyarakat.

“Pembukaan lahan dengan cara membakar yang mengakibatkan pencemaran dan kerusakan fungsi lingkungan hidup merupakan kejahatan yang harus dicegah secara komprehensif oleh seluruh pihak,” ucapnya.

Pihaknya juga melarang seluruh masyarakat, perusahaan maupun pelaku usaha dengan sengaja membuka atau mengolah lahan menggunakan cara membakar.

Selain itu, setiap perbuatan yang mengakibatkan terlampauinya baku mutu udara, baku mutu air, baku mutu air laut maupun kriteria baku kerusakan lingkungan hidup juga dilarang.

Apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan tersebut, kepolisian akan melakukan tindakan tegas karena perbuatan itu merupakan tindak pidana yang dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :   CEGAH Karhutla dan Kekeringan OMC Diintensifkan

“Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai aturan perundang-undangan. Tidak ada toleransi terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan yang membahayakan masyarakat maupun lingkungan,” ujar Iwan Kurniawan, dilansir dari Antara.

Dalam maklumat itu dijelaskan pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Tahun 2023.

Ancaman hukuman yang dikenakan kepada pelaku dapat berupa pidana penjara hingga 15 tahun serta denda miliaran rupiah, bergantung pada jenis pelanggaran dan dampak yang ditimbulkan akibat pembakaran hutan dan lahan.

“Maklumat ini diharapkan menjadi perhatian dan dilaksanakan oleh seluruh masyarakat demi kepentingan bersama, sehingga Kalimantan Tengah tetap terjaga dari ancaman karhutla dan bencana asap,” tutup Iwan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa
TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan
WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla
MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan
VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas
PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027
PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla
TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca