LUMBA-LUMBA Terdampar di Pantai Paloh Sambas

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 22:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumba-lumba terdampar di Pantai Paloh Sambas. (Foto: Istimewa)

Lumba-lumba terdampar di Pantai Paloh Sambas. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Warga Desa Mentibar, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) menemukan seekor lumba-lumba terdampar di bibir pantai tempat pelabuhan kapal nelayan pada Senin (8/12/2025). Mamalia itu pertama kali ditemukan oleh tiga orang yakni nelayan bernama Rezhal Herdiono, adik iparnya Muhammad Alfasha, dan istrinya Kiki Andriani saat mereka sedang mencari tengkuyung.

“Saat itu sedang hujan, kami bertiga sedang mencari tengkuyung, saya, suami saya dan adik saya. Tiba-tiba kami mendengar suara aneh ‘srok-srok-srok’. Kami penasaran dan mendekati suara itu, ternyata ada lumba-lumba terdampar,” kata Kiki Andriani, dikutip dari detikKalimantan, Senin (8/12/2025).

Kiki mengatakan suaminya yang sehari-hari sebagai nelayan mengenali lumba-lumba itu karena sering bertemu di laut lepas. Biasanya ketika bertemu lumba-lumba itu, para nelayan memberinya makan dengan ikan-ikan kecil hasil tangkapan.

“Suami saya sedih, saya juga sedih. Karena suami saya biasanya ketemu lumba-lumba ini saat melaut, kemudian saya sendiri sedih karena kasihan, ini juga pertama kali saya melihat lumba-lumba secara langsung,” ungkapnya.

Baca Juga :   BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026

Saat pertama kali ditemukan, lumba-lumba yang terdampar itu masih hidup, tapi kondisinya sekarat. Suami dan adiknya berusaha menyelamatkan lumba-lumba dengan menyiram air. Kemudian mereka juga berusaha membawa lumba-lumba itu ke laut. Namun, usahanya tak membuahkan hasil. Lumba-lumba itu akhirnya mati.

“Karena mati, lumba-lumba itu kemudian diurus oleh pihak kepolisian. Kami sudah membuat berita acara penemuan lumba-lumba terdampar dan pihak kepolisian menguburkan lumba-lumba itu di sekitar lokasi tersebut,” pungkasnya.

Belum diketahui penyebab lumba-lumba ini terdampar. Namun kuat dugaan ia terseret ombak besar yang belakangan ini menerjang sejumlah wilayah pesisir Kalbar. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca