SuarIndonesia – Menjelang puncak perayaan ‘Nataru” (Natal 2023 dan Tahun Baru 2024), Jajaran Polresta Banjarmasin, apel pasukan operasi Lilin Intan di Halaman Duta Mall Banjarmasin, Kamis (21/12/2023).
Operasi akan berlangsung selama 12 hari hingga Selasa (2/1/2024) dengan menurunkan 500 personil gabungan.
Apel ditandai pemasangan pita warna biru kepada perwakilan Sat Lantas Polresta Banjarmasin, TNI dan Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo membacakan amanat Kapolri bahwa apel gelar pasukan operasi lilin Intan 2023 merupakan pengecekan terakhir kesiapan personil maupun sarana prasarana.
Dengan demikian diharapkan pengamanan dapat terselenggara secara optimal dan sinergi sehingga perayaan Natal 2023 serta Tahun Baru 2024 mampu berjalan dengan kondusif.
Secara khusus, usai apel Kapolresta didampangi Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan selama pengamanan akan fokus beberapa titik vital seperti gereja, pusat pasar dan objek vital yang menjadi tempat berkumpulnya banyak orang.
“Ada berapa titik yang disebar selama pelaksanaan Natal dan Tahun baru, dengan mendirikan pos terpadu, pos pelayanan dan pos pengamanan,” katanya kepada awak media.
Kapolresta mengungkapkan ada 5oo personil gabungan yang diturunkan sebanyak 500 personil gabungan.
“Dari pihak kepolisian di turunkan sebanyak 300 personil dan sisa dari TNI, Dishub dan Satpol PP,” katanya
Sementara Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina berharap selama Natal dan Tahun Baru, berjalan aman dan lancar.
“Dalam instruksi Forkapimda yang sudah di edarkan berupa ada aturan, yang harus diikutii terkait hiburan malam , tempat wisata dan tidak ada petasan untuk menghindari situasi tidak di inginkan ,” jelas Walikota.
Dalam hal ini ibnu Sina berhatap dengan intruksi tersebut sudah tersosialisasikan hingga ke tingkat RT, RW dan semua masyarakat.
“Silakan menjalani pergantian Tahun Baru dan untuk pengamanan Natal sudah sudah ada pos posnya dan rumah ibadah gereja dan kateral sudah dalam pemetaan kita untuk memastikan berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Untuk memcahkan titik keramaian di dalam pergantian Ibnu Sina sudah menghidupkan tempat wisata diantara Taman Kamboja termasuk air mancur ” menari” dan Jembatan Pasar Lama.
“Tentunya memecahkan titik keramaian tidak saja di siring Menara Pandang, namun Taman Kamboja dan rencananya besok malam kita uji coba semoga pada pergantian tahun baru bisa kita operasional,” ujarnya. (YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















