LANGKAH – KESIAPSIAGAAN Dinkes Kalsel pada Seluruh Kabupaten/Kota Atasi Penyakit Kencing Tikus

- Penulis

Jumat, 18 Juli 2025 - 22:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Menyusul menikatkanya kasus penyakit yang disebabkan kencing tikus (Leptospirosis)  di Kalimantan Selatan (Kalsel), ini langkah dan kesiapsigaan dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

Anhar Ihwan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kalsel  menyebut pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran (SE) ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kota.

Dalam SE tersebut menyatakan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus.

Selain itu juga meningkatkan surveilans mendeksi lebih dini.

Sehingga bisa mengetehui lebih awal dan menghindarkan tingkat resiko yang lebih tinggi.

Kedua masih dalam SE tersebut menghimbau kabupaten kota melengkapi faskes.

Baik itu logistic, alat tes Kesehatan, rapid tes, obat-obatan, dan kesiapsiagaan petugas.

“Ketiga menyediakan media komunikasi informasi dan edukasi agar masyarakat mengetahui dan bisa menghindarka resiko infeksi tadi.

Keempat melakukan promosi kegiatan upaya kewaspadaan.

Berupa imbauan perilaku hidup bersih (PHBS).

Jangan sampai setelah berada di luar datang ke rumah langsung makan tanpa mencuci tangan dengan bersih,” tutupnya

Baca Juga :   TARGETKAN Kolaborasi Kuat Demi Kota Banjarmasin Aman dan Religius

Diketahui, pada tahun 2024 hanya satu kasus yang ditemukan.

Sementara pada tahun ini hingga bulan Juni kasusnya sudah empat orang terinfeksi.

Bahkan satu orang asal Balangan meninggal dunia.

Selebihnya sembuh setelah penanganan. Penyakit kencing tikus menular dari hewan ke manusia.

Berasal dari kencing tikus yang menempel di media tertentu seperti bekas makanan, tanah, dan lainnya.

Infeksi kepada manusia bersumber dari kencing tikus, misal di air atau tanah atau bahkan di makan.

Lalu terkena luka atau lecet kulit manusia maka bisa terinfeksi. (RW)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIDUGA 12 Perusahaan di Kalimantan Jadi Penyebab Karhutla
KALSEL Diprediksi Masuk Puncak Kemarau September 2026
ZIARAH Dirangkai Peringatan Maulid Dilaksanakan Jajaran Kejati Kalsel
DIJAGA KETAT Dishut Kalsel dan Lanal Banjarmasin Hutan Lindung Liang Anggang
GUBERNUR KALSEL Dicek Langsung Ketersediaan dan Suplai Air untuk Perendaman Hutan Lindung
PENDERITA ISPA Kalsel Capai 3.990 Orang
DISETUJUI Komisi III DPR RI Tambahan Anggaran Kejagung 22,1 Triliun Disertai Sejumlah Catatan
KETUA – PENGURUS PMI Banjarmasin Dilantik di Tengah Polemik dan Proses Hukum Gugatan

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:51

DIDUGA 12 Perusahaan di Kalimantan Jadi Penyebab Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 22:17

ZIARAH Dirangkai Peringatan Maulid Dilaksanakan Jajaran Kejati Kalsel

Selasa, 1 September 2026 - 21:45

DIJAGA KETAT Dishut Kalsel dan Lanal Banjarmasin Hutan Lindung Liang Anggang

Selasa, 1 September 2026 - 21:41

GUBERNUR KALSEL Dicek Langsung Ketersediaan dan Suplai Air untuk Perendaman Hutan Lindung

Selasa, 1 September 2026 - 19:54

PENDERITA ISPA Kalsel Capai 3.990 Orang

Selasa, 1 September 2026 - 19:48

DAMPAK Karhutla tak Hanya Hutan, Juga Kesehatan dan Ekonomi

Selasa, 1 September 2026 - 18:00

DISETUJUI Komisi III DPR RI Tambahan Anggaran Kejagung 22,1 Triliun Disertai Sejumlah Catatan

Selasa, 1 September 2026 - 16:58

KETUA – PENGURUS PMI Banjarmasin Dilantik di Tengah Polemik dan Proses Hukum Gugatan

Berita Terbaru

Kapolda Kalteng Irjen Iwan Kurniawan tinjau karhutla di Palangka Raya. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Hukum

KARHUTLA KALTENG: 23 Orang Tersangka dalam 19 Kasus

Selasa, 1 Sep 2026 - 23:09

Foto Ilustrasi helikopter water bombing. (Foto: x.com/@ModJapan_en)

Kalteng

HELIKOPTER Water Bombing Sulit Beroperasi Padamkan Api

Selasa, 1 Sep 2026 - 22:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca