LAGI, Oprit Jembatan Bromo Makan Korban Luka

- Penulis

Jumat, 19 Agustus 2022 - 00:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kecelakaan tunggal yang terjadi di oprit Jembatan Bromo, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan kembali terulang.

Pasalnya, baru-baru ini oprit jembatan yang dinilai warga terlalu curam dan agak berbahaya itu lagi-lagi membuat pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami luka.

Hal itu diketahui dsri video detik-detik terjatuhnya korban yang diunggah oleh akun Instagram @Banjarmasin1526 pada Kamis (18/08/2022) pagi tadi.

Dalam video tersebut tampak dua orang pengendara meluncur dari atas oprit jembatan, saat hendak menuju Jalan Teluk Ujung Benteng, Kelurahan Mantuil, Banjarmasin Selatan tersebut.

Namun, diduga akibat rem kendaraan pengendara dalam video tersebut mengalami blong, membuat mereka kehilangan kendali dan justru menghantam pagar jembatan.

Benar saja, saat mengunjungi lokasi pada Kamis (18/8/2022) siang, puing-puing pecahan kendaraan akibat insiden tersebut masih ada. Seperti pecahan kaca lampu dan spakbor depan sepeda motor.

Bahkan, salah satu warga Pulau Bromo, Ardi membeberkan kejadian laka jatuhnya pengendara saat turun dari oprit jembatan Antasan Bromo sudah terjadi lebih dari sepuluh kali.

“Memang curam opritnya. Sudah ada lebih 10 kali kejadian yang jatuh, dan rata rata korban sampai mengalami luka-luka,” ucapnya saat dibincangi awak media.

Tidak hanya sampai di situ, menurutnya kondisi bagian oprit jembatan tersebut sangat membahayakan bagi pengendara jika tidak segera dilakukan pembenahan.

“Bahaya jembatan ini kalau tidak dibenahi,” tukasnya.

LAGI, Oprit Jembatan Bromo Makan Korban Luka (1)

Ia membeberkan, pengendara yang jatuh saat menuruni oprit Jembatan Bromo ini mayoritas merupakan warga luar alias bukan warga yang tinggal di kawasan Pulau Bromo.

“Mungkin gara-gara gugup saat akan turun karena melihat terlalu curam. Soalnya, banyak pengendara yang sampai minta tolong untuk turun atau naik, katanya mereka tidak berani kalau memaksanakan naik atau turun pakai sepeda motor,” bebernya.

“Kalau warga sini tidak masalah, karena sudah terbiasa,” ungkapnya.

Ia pun berharap, agar pemerintah kota bisa segera melakukan pembenahan oprit jembatan agar bisa lebih landai. Tujuannya tidak lain agar pengendara bisa lebih nyaman.

Baca Juga :   DIHENTIKAN PERKARA Penabrak Motor Dua Orang Meninggal Dunia dan Penikaman, Satu Terluka

“Terserah kalau mau dibikin berkelok seperti di seberang atau seperti apa. Yang penting tidak terlalu curam,” harap pria 45 tahun itu.

Selain Ardi, keluhan juga diungkapkan Muhammad.

Warga Desa Aluh-aluh, Kabupaten Banjar itu mengaku baru pertama kali mengunjungi jembatan tersebut memakai sepeda motor.

“Memang sangat curam dan membahayakan. Apalagi kalau kondisi kendaraan kita sedang tidak bagus, pasti akan membahayakan,” ujarnya.

Padahal menurutnya keberadaan jembatan tersebut sebenarnya sudah sangat membantu warga Pulau Bromo dalam beraktivitas.

Baca Juga :

KONTRAKTOR Diminta Perbaiki Oprit Jembatan

“Tapi catatannya ini hanya di bagian opritnya saja. Apalagi di bagian ujung turunan terlalu patah tikungannya, ruang untuk membuang tikungannya terlalu sempit. Jadi tidak heran kalau banyak terjadi kecelakaan,” tandasnya.

Saat dikonfirmasi, Kabid Jembatan dan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Dedy Hamdani mengaku, sudah mengetahui insiden tersebut.

Namun Dedy secara tegas mengatakan, agar jangan selalu menyalahkan Jembatan Bromo yang menjadi penyebab insiden kecelakaan tersebut.

“Jangan dilihat jembatannya saja yang salah. Coba lihat juga gimana pengendaranya. Kabarnya remnya blong. Mau diperbaiki gimanapun pasti kecelakaan juga. Kita imbangkan lah,” ujarnya, saat dihubungi awak media.

“Kita lihat kronologinya. Saya lihat video itu kendaraan korban oleng karena penumpang di belakang gerak-gerak dan main handphone,” sambungnya lagi.

Ia mengklaim, setelah insiden kecelakaan sebelumnya, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kondisi oprit jembatan dan memasang rambu-rambu.

Baginya, tingkat kekasaran beton oprit masih bagus dan genangan dibagian bawah jembatan juga telah dibersihkan.

“Kami harap yang lewat jembatan juga memeriksa dulu kendaraannya. Jangan setiap kejadian jembatan disalahkan,” tuntasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel
EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel
BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 13:23

JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 22:16

TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pesut. (Dok Yayasan Konservasi RASI)

Kaltara

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:38

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca