LAGI !! Anggota Dewan Kalsel Merasa Dilangkahi Terkait Pemindahan Ibukota Provinsi

- Penulis

Jumat, 25 Februari 2022 - 00:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Menuai kontra terkait perpindahan Ibukota Provinsi Kalsel dari Banjarmasin ke Banjarbaru.

Kalau sebelumnya Ketua Komisi IV HM. Lutfi Saifuddin, yang protes. Kini lagi !! terucap dari mulut anggota DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, yang tidak menerima perpindahan tersebut.

“Secara individu saya tidak menerima perpindahan Ibukota Kalsel,” ucapnya kepada awak media, Kamis (24/2/2022).

Menurutnya, pihak dewan tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan tentang perpindahan, dan seharusnya sebelum RUU (Rancangan Undang-Undang) disahkan menjadi UU (Undang-Undang), aspirasi masyarakat harus didengar dan melibatkan seluruh instansi terkait.

“Aspirasi masyarakat yang wajib ditampung dan disalurkan dengan mekanisme, terlebih dulu apakah ada keinginan perpindahan Ibukota Provinsi Kalsel.

Nah dari situ baru dirapatkan dan disahkan pada sidang Paripurna kemudian hasilnya serahkan ke DPR RI Perwakilan Kalsel,” bebernya.

Baca Juga :   BANK INDONESIA Hidupkan Semangat Pahlawan Dalam Lembaran Rupiah

Politisi dari Partai Golkar ini juga menyebutkan pindahnya Ibukota tanpa sepengetahuan anggota DPRD Provinsi Kalsel.

“Ibukota Provinsi Kalsel yang sebelumnya bertempat di Banjarmasin ini bukan milik orang Banjarmasin saja namun milik dari 13 Kab/Kota,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan apabila nantinya ada masyarakat bertanya saat kita reses kenapa Ibukota Provinsi pindah dari Banjarmasin ke Banjarbaru apa yang harus kita jawab.

Karena tidak pernah dilibatkan, dan kita sebagai anggota dewan merasa dilangkahi.

Jika saja masih RUU tentu bisa saja kita pertanyakan, namun sekarang sudah jadi Undang Undang,” pungkasnya. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya
DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:23

KASUS ANDRIE YUNUS: Empat Anggota TNI Divonis 1,5–3 Tahun Penjara

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:11

OTT LANJUTAN Muara Enim: KPK Tangkap Lima ASN BPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:05

HARGA Pertamax dan Pertamax Green Naik

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:30

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq di Palangka Raya belum lama ini. (Foto: Disdik Kalteng)

Kalteng

KALTENG Jalankan Program Multibahasa

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:04

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca