LA2M GALANG Dana untuk Warga Terdampak Banjir

Bagikan :
LA2M GALANG Dana untuk Warga Terdampak Banjir

SuarIndonesia — Musibah banjir yang terjadi di Kabupaten Banjar, meninggalkan kerugian besar bagi warga yang terdampak.

Dari data yang berhasil dihimpun, Banjir di Kabupaten Banjar merendam sedikitnya 12 desa atau kelurahan dari 2 kecamatan yang terdiri dari 5.378 jiwa.

Selain itu, juga terdapat kerusakan pada fasilitas umum seperti 5 buah sekolah, 3 tempat ibadah,1 fasilitas kesehatan dan beberapa sarana publik lainnya.

 

LA2M GALANG Dana untuk Warga Terdampak Banjir

 

Sebagai bentuk empati, sejumlah mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang tergabung dalam Lembaga Advokasi dan Aksi Mahasiswa (LA2M) melakukan aksi galang dana dalam upaya membantu saudara yang terdampak banjir di kabupaten Banjar.

Penggalangan itu berlangsung selama dua hari, yakni pada Sabtu-Minggu (15-16/1/2022) di depan kampus ULM Banjarmasin.

Baca Juga :

FOKUSKAN Sungai Veteran, Pemko dan Balai Sungai Kolaborasi Rencana Penanganan Banjir

Koordinator Aksi, Diyona Widya Viana mengatakan, kegiatan ini tidak lain adalah sebuah bentuk kepedulian terhadap sesama yang tengah dilanda musibah banjir.

“Aksi galang dana ini dilakukan selama 2 hari pada Sabtu dan Minggu, 15-16 Januari 2022 di depan kampus ULM Banjarmasin. Dana yang terkumpul dari hasil penggalangan sebesar Rp2.140.000,,” tutur Diyona.

Mahasiswa semester 2 Pendidikan Sejarah FKIP ULM itu menambahkan, dana yang terkumpul nantinya akan diberikan langsung kepada pihak yang menyalurkan bantuan kepada korban banjir ke Kecamatan Pengaron dan sekitarnya.

“Semoga dengan rezeki ini dapat membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir di Kecamatan Pengaron dan sekitarnya, amiin,” harapnya.

Mewakili mahasiswa lainnya Diyona juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang rela menyisihkan rezekinya untuk membantu korban banjir di Kabupaten Banjar. (SU)

 334 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.