KORUT Paksa Ratusan Warga Tonton Eksekusi Mati di Cuaca ‘Beku’

- Penulis

Kamis, 28 Desember 2023 - 01:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Laporan baru-baru ini menunjukkan eksekusi sewenang-wenang dan pembunuhan di luar proses hukum di bawah tahanan negara terus berlanjut di bawah pemerintahan pemimpin muda Kim Jong Un.[AP/Representative Image]

Ilustrasi. Laporan baru-baru ini menunjukkan eksekusi sewenang-wenang dan pembunuhan di luar proses hukum di bawah tahanan negara terus berlanjut di bawah pemerintahan pemimpin muda Kim Jong Un.[AP/Representative Image]

SuarIndonesia — Korea Utara dilaporkan memaksa ratusan warga untuk menyaksikan eksekusi mati seorang pria di tengah cuaca sangat dingin hingga minus 15 derajat Celsius.

Radio Free Asia memberitakan Korut mengeksekusi mati pria di depan ratusan warga karena membunuh wanita saat berusaha mencuri kacang dari perempuan Korut tersebut.

Sebanyak ratusan orang dikumpulkan otoritas rezim Kim Jong Un untuk menyaksikan eksekusi mati pria 23 tahun yang membunuh wanita tersebut.

“Pada pagi tanggal 19, hari eksekusi mati di publik, perintah dikeluarkan dari keamanan sosial provinsi kepada para warga sekitar untuk berkumpul di lapangan terbang Hyesan pada pukul 2 siang,” ujar salah satu warga Provinsi Ryanggang yang dirahasiakan identitasnya kepada RFA.

“Kami harus berdiri selama dua jam di cuaca suhu udara minus 15 derajat Celsius, menahan embusan angin dingin di lapangan kosong yang memutih tertutup salju,” ia menambahkan.

Pria itu sebelumnya dinyatakan bersalah membunuh perempuan dan mencoba mencuri kacang 10 kilogram senilai Rp92 ribu dari wanita tersebut.

Terdakwa kemudian dieksekusi mati oleh regu tembak Korut yang disaksikan ratusan warga Korut.

Eksekusi mati tersebut dilakukan di lapangan terbang Hyesan, Korut.

Pria tersebut dibawa dari penjara ke tengah lapangan, kemudian langsung ditembak mati oleh regu tembak.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

“Pihak berwenang mengatakan bahwa pria muda yang ditembak mati itu melakukan pembunuhan saat mencoba mencuri kacang 10 kilogram dalam suatu malam pada akhir bulan lalu,” ujar warga Korut tersebut, kutip  SuarIndonesia dari CNNIndonesia.

Di Korut, 10 kilogram kacang dihargai hingga 50 ribu won atau setara Rp92 ribu. Jumlah itu bisa mencukupi kebutuhan makan satu keluarga selama sepekan.

Sebanyak 12 orang lainnya juga dijatuhi hukuman penjara 10 tahun atas tindak kejahatan seperti perampokan, penipuan, pemalsuan, upaya kabur dari Korut dan pengedaran narkoba.

Sementara itu, lapangan terbang Hyesan sebelumnya jadi tempat eksekusi mati sembilan terdakwa pada Agustus atas tuduhan menyelundupkan daging sapi. Terdakwa lain yang dieksekusi mati pada September karena kasus pencurian penisilin. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca