KOLABORASI Pemko dan Bank Kalsel, Program “Umara” Jadi Angin Segar Bagi UMKM

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 21:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Bank Kalsel menggelar rapat evaluasi kinerja Triwulan I tahun 2026 di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Kamis (23/4/2026).

Agenda ini bukan sekadar forum evaluasi internal, tetapi juga menjadi titik awal peluncuran program baru yang menyasar langsung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan Bank Kalsel, mulai dari Direktur Utama Fachrudin, Direktur Kepatuhan Mitra Damayanti, hingga perwakilan dari 16 Kantor Cabang dan 56 Kantor Cabang Pembantu se-Kalsel serta cabang Jakarta.

Kegiatan dihadiri Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Machli Riyadi.

Pemilihan Balai Kota sebagai lokasi kegiatan disebut bukan tanpa alasan. Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, sekaligus menegaskan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan.

Dalam kesempatan itu, diluncurkan program “Umara” atau Usaha Mikro Maju Sejahtera. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemko Banjarmasin dan Bank Kalsel yang difokuskan untuk mendorong pertumbuhan UMKM di tengah tekanan ekonomi yang masih terasa.

Wali Kota Banjarmasin menegaskan, program tersebut dirancang sebagai bentuk stimulus nyata bagi pelaku usaha kecil.

“Kami menyadari Bank Kalsel selama ini terus bersinergi dengan pemerintah daerah, hari ini kita menguatkan komitmen melalui program Umara sebagai salah satu unggulan untuk mendorong ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, skema pembiayaan dalam program ini cukup menarik karena menawarkan pinjaman mulai dari Rp50 juta hingga Rp150 juta tanpa jaminan dan tanpa bunga. Kebijakan ini diharapkan mampu membuka akses permodalan yang selama ini menjadi kendala utama bagi pelaku UMKM.

Baca Juga :   WALI KOTA Buka Pekan AKSEL 2026, Tiga Hari Hiburan Keluarga dan Fun Night Run Semarakkan Malam Kota

“Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, kita harus tetap bergerak, program ini diharapkan bisa membantu UMKM bertahan sekaligus berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin memastikan pihaknya siap mendukung penuh implementasi program tersebut.

Ia menyebut, setelah penandatanganan komitmen, langkah berikutnya adalah percepatan koordinasi dengan instansi teknis di daerah.

“MoU sudah kita tandatangani, selanjutnya kami akan langsung berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mempercepat sosialisasi dan pelaksanaan program Umara,” jelasnya.

Fachrudin juga menambahkan, implementasi teknis akan melibatkan berbagai unit, termasuk Kantor Cabang Utama dan Bank Kalsel Syariah, agar program berjalan efektif dan tepat sasaran di lapangan.

Selain membahas sektor ekonomi, rapat evaluasi ini turut menyinggung komitmen terhadap isu lingkungan. Bank Kalsel menyatakan dukungannya terhadap upaya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, sejalan dengan kebijakan Pemko Banjarmasin menjelang peringatan hari jadi kota.Paket wisata Kalsel

Melalui evaluasi ini, Bank Kalsel optimistis mampu menjaga tren kinerja positif sepanjang 2026. Di saat yang sama, kolaborasi yang terbangun diharapkan tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat di Banjarmasin dan Kalsel. (ADV/SU)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
BAHAS Anggaran Kebun Raya Banua, Begini Penekanan DPRD Kalsel
DPRD Kalsel Sahkan Raperda Penanaman Modal dan Terima LPJ APBD 2025

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca