KODAM VI/Mulawarman Perbaiki Polres Tarakan

- Penulis

Rabu, 26 Februari 2025 - 20:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah anggota TNI tampak melakukan perbaikan kerusakan di Mapolres Tarakan, Rabu (26/2/2025) pascainsiden penyerangan oleh oknum TNI pada Selasa (25/2/2025) malam. (Foto: ANTARA/HO-Kodam VI/Mulawarman)

Sejumlah anggota TNI tampak melakukan perbaikan kerusakan di Mapolres Tarakan, Rabu (26/2/2025) pascainsiden penyerangan oleh oknum TNI pada Selasa (25/2/2025) malam. (Foto: ANTARA/HO-Kodam VI/Mulawarman)

SuarIndonesia — Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman melakukan perbaikan fasilitas Kepolisian Resor (Polres) Tarakan, Kalimantan Utara, yang rusak akibat penyerangan dilakukan oknum prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Minggu (24/2/2025) malam.

“Kodam turunkan prajurit perbaiki kerusakan yang ada di Polres Tarakan, setelah terjadi penyerangan,” ungkap Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman Kolonel Kav Kristiyanto di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimatan Timur, Rabu (26/2/2025).

Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, datang ke Kota Tarakan untuk memberikan bantuan dan memerintahkan Danrem 092 di Kalimantan Utara, terutama anggota Yonif 13 yang berdekatan dengan Polres Tarakan melakukan perbaikan.

Nampak dalam video amatir yang tersebar di berbagai media sosial, penyerangan oknum prajurit TNI di Polres Tarakan tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan, seperti kaca pecah dan sebagainya.

“Prajurit diperintahkan untuk perbaiki fasilitas yang rusak di Polres itu, dan Kodam juga jalankan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap 20 oknum prajurit TNI Yonif 614 yang diduga lakukan penyerangan,” jelas Kapendam.

Hasil pemeriksaan dan penyelidikan secepatnya diketahui, lanjut dia, apakah masuk unsur pidana atau bukan, Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) yang menentukan.

Peristiwa tersebut bermula dari adanya pengeroyokan yang dilakukan lima orang oknum personel polisi kepada satu orang anggota TNI di salah satu kafe di Kota Tarakan pada Sabtu (22/2/2025) malam.

Setelah pengeroyokan, sesama komandan regu (Danru) bertemu untuk melakukan mediasi awal yang memberikan titik terang, personel Polres Tarakan bersedia memberikan kompensasi Rp10 juta untuk pengobatan.

Tetapi hingga Minggu  (23/2/2025) malam tidak ada kejelasan untuk kompensasi tersebut, kendati telah dikomunikasikan kembali melalui sambungan telepon.

“Jawaban dari anggota Polres tidak selesaikan masalah, justru menjadi salah paham dan membuat emosi anggota TNI lainnya, jadi terjadi penyerangan di markas Polres Tarakan pada pukul 22.00 WITA,” katanya.

Lima personel Polres Tarakan mengalami luka-luka dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Jusuf di Tarakan dilakukan perawatan medis, Pangdam VI/Mulawarman dan Kapolda Kalimantan Utara sempat menjenguk personel Polres di RSUD itu, demikian Kristiyanto.

Baca Juga :   JEMBATAN Mahakam Ditutup!
Pangdam VI/Mulawarman Mayjend TNI Rudy Rachmat Nugraha (kanan) dan Kapolda Kaltara saat menjenguk salah satu korban penyerangan di Polres Tarakan. (Foto: ANTARA/HO-dokumen Pendam VI/Mulawarman)
Pangdam VI/Mulawarman Mayjend TNI Rudy Rachmat Nugraha (kanan) dan Kapolda Kaltara saat menjenguk salah satu korban penyerangan di Polres Tarakan. (Foto: ANTARA/HO-dokumen Pendam VI/Mulawarman)

Pangdam jenguk korban
Sementara itu, dilansir dari AntaraNews, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha menjenguk salah satu korban penyerangan oknum prajurit TNI yang sedang menjalani perawatan medis.

“Kami kunjungi korban berikan semangat, sehingga memperbaiki keadaan agar bisa menjadi pulih kembali,” ujar Rudy Rachmat Nugraha dalam keterangan pers  di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (26/2/2025).

Pangdam nampak peduli memastikan kondisi salah satu korban bisa kembali pulih, juga menunjukkan dukungan moril sebagai bentuk tanggung jawab pimpinan satuan terhadap permasalahan yang terjadi.

Kedatangan petinggi TNI di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara Irjen Pol Hary Sudwijanto itu menunjukkan solidaritas dan kebersamaan masih terjaga, pasca kejadian Senin (24/2) malam di Mapolres Tarakan.

Kodam VI Mulawarman bersama Korem 092 Maharajalila dan Brigif 24 Bulungan Cakti, jelas Pangdam, telah mengambil langkah cepat dan terukur, menyelesaikan permasalahan ini secara profesional.

“Kami bersama Kapolda ingin dinginkan suasana dan tentunya peristiwa tidak merusak solidaritas yang sudah terbangun antara TNI dan kepolisian,” tambahnya.

Kodam VI Mulawarman terus melakukan koordinasi intensif menjaga soliditas TNI dan Polri di wilayah Provinsi Kalimantan Utara.

Jajaran Polres Tarakan, kata Pangdam, juga telah melakukan koordinasi dan melaksanakan mediasi guna menghindari eskalasi lebih lanjut.

TNI dan Polri tetap solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Provinsi Kalimantan Utara, termasuk Kota Tarakan, demikian Rudy Rachmat Nugraha. (*/ut)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!
5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim
RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara
POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor
OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca