KLH-Pemkab Kutai Kartanegara Sinergi Perkuat Konservasi Pesut Mahakam

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 20:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak dua pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) berenan​​​​​​​g. (Foto: Dok Stanislav Lhota)

Tampak dua pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) berenan​​​​​​​g. (Foto: Dok Stanislav Lhota)

SuarIndonesia — Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, bersinergi untuk memperkuat konservasi Pesut Mahakam agar fauna langkah tersebut tidak punah dan dapat berkembangbiak.

“Pemkab Kutai Kartanegara siap memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan Pesut Mahakam yang saat ini jumlahnya terus menurun,” kata Asisten II Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Ahyani Padianur Diani di Tenggarong, Senin (9/2/2026).

Penguatan konservasi menjadi vital karena jumlah Pesut Mahakam saat ini hanya tinggal 66 ekor yang hidup di kawasan tengah Sungai Mahakam, terutama di Kecamatan Kota Bangun, Muara kaman, dan sekitarnya.

Untuk itu, kata Ahyani, berbagai upaya terus dilakukan Pemkab Kukar untuk melindungi satwa endemik Sungai Mahakam, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak agar pesut bisa terus berkembang.

Ia menyerukan kepada pihak terkait pada desa-desa di sepanjang Sungai Mahakam aktif menjaga kebersihan perairan, mengurangi penggunaan alat tangkap yang merusak, serta mengembangkan potensi wisata berbasis konservasi.

Sejumlah desa diajak proaktif, karena saat ini telah ada dua desa yang ditetapkan sebagai desa konservasi Pesut Mahakam, yakni Desa Muhuran di Kecamatan Kota Bangun dan Sabintulung di Kecamatan Muara Kaman.

“Penetapan desa konservasi ini oleh pemerintah pusat ini menjadi pesan tegas bahwa penyelamatan Pesut Mahakam adalah tanggung jawab bersama. Sungai Mahakam bukan ruang eksploitasi tanpa batas, melainkan ekosistem hidup yang harus dijaga agar tetap lestari,” kata Ahyani, melansir dari AntaraNews.

Sebelumnya pada Sabtu 7 Februari 2026 KLH melalui Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Rasio Ridho Sani, hadir ke Kukar untuk menetapkan dua desa tersebut sebagai Desa Konservasi Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris).

Baca Juga :   KLH Siapkan Langkah Darurat Penyelamatan Pesut Mahakam

Penetapan dua desa ini untuk melengkapi Desa Pela (Kecamatan Kota Bangun) yang sebelumnya telah lebih dulu ditetapkan sebagai Desa Konservasi Pesut Mahakam.

Rasio Ridho menyampaikan pesut merupakan mamalia air endemik Sungai Mahakam yang kini berstatus kritis dan terancam punah, sehingga membutuhkan perlindungan serius dan berkelanjutan.

Ia menyebut Pesut Mahakam bukan hanya satwa dilindungi, tetapi juga indikator kesehatan ekosistem Sungai Mahakam. Pelestarian habitatnya harus dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Seluruh aktivitas di kawasan sungai dan danau di Mahakam, mulai dari perikanan, transportasi air, pertambangan, perkebunan hingga pariwisata, harus dikelola secara bertanggung jawab agar tidak merusak habitat pesut,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OIKN Perkenalkan Budaya Lokal kepada Masyarakat
SUSTAIN: Kaltim Pusat Ekspor Batu Bara Indonesia
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan
KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU
TERCATAT Ada 56.904 Penumpang Mudik Lebaran Tahun 2026, Telah Diantisipasi Pelindo Sub Regional Kalimantan
SEKOLAH TERINTEGRASI Presiden Prabowo Dibangun di Kabupaten Penajam
DAFTAR Tarif Jalan Tol di Kalimantan, Cek Sebelum Mudik Lebaran

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 23:11

TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca