KESULITAN Diakui Satpol PP untuk Tindak Badut Anak

- Penulis

Jumat, 8 Januari 2021 - 19:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Keberadaan barut anak yang kian marak terjadi di Kota Banjarmasin menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kota (Pemko) setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin Fakhrurrazie mengakui pihaknya kesulitan untuk menertibkan badut badut yang ada berkeliaran di penjuru Kota Banjarmasin.

“Karena mereka ini seperti kucing-kucingan dengan petugas. Saat kita lewat patroli mereka sembunyi, setelah itu mereka muncul lagi,” ungkapnya pada awak media saat ditemui di depan Gedung Balai Kota Banjarmasin, Jumat (8/1/2021).

Padahal, menurut pria dengan sapaan Razie itu, pihaknya sudah gencar melakukan operasi yustisi untuk menertibkan badut-badut jalanan yang mayoritas dilakoni oleh anak-anak usia sekolah.

“Sudah cukup banyak kita tertibkan. Kebanyakan anak-anak yang jadi badut. Ini yang menjadi perhatian oleh Pak Wali Kota,” ucapnya.

Kendati demikian, pihaknya masih belum berani mengatakan bahwa fenomena tersebut merupakan salah satu bentuk eksploitasi anak.

Pasalnya hingga kini Pemko Banjarmasin dalam hal ini adalah Satpol-PP dan Dinas Perlindungan Pemberdayaan perempuan dan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin masih melakukan pendalaman tentang hal tersebut.

 

 

“Ini yang masih kita pelajari. Apakah mereka memang dieksploitasi atau tidak. Walaupun saat kita tangkap anak-anak yang jadi badut jalanan itu ngakunya untuk cari uang agar bisa beli HP dan segala macam lainnya atas kemauan sendiri,” jelas Razie.

Baca Juga :   SERTIJAB Kapolsekta Banjarmasin Barat, Begini Pesan Kapolresta

Namun, karena beberapa waktu yang lalu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengeluarkan statemen agar badut-badut tersebut ditertibkan, maka selaku aparat penegakkan Perda di Kota Banjarmasin, pihaknya akan segera bergerak melakukan operasi yustisi.

“Akan tetap ditertibkan selama mereka berada di area-area terlarang. Akan kita lakukan Yustisi. Jadi mereka yang terjaring akan kita bawa ke pengadilan dan akan dijatuhi sanksi,” tegasnya.

Ia membeberkan, Satpol PP Kota Banjarmasin sendiri telah menertibkan puluhan badut anak-anak. Dalam giat terakhir yang dilakukan beberapa waktu yang lalu, pihaknya sudah menertibkan lebih 20 badut.

“Yang mirisnya, isi dalam kostum badut-badut itu mayoritas adalah anak-anak,” bebernya.

Walaupun sudah pernah disuruh menandatangani surat perjanjian, orang dewasa maupun anak-anak yang terjaring razia itu tetap saja turun ke jalan untuk mengamen.

“Saya sering lihat itu, bahkan ada yang sampai jam 11 malam masih ngamen jadi badut di persimpangan jalan,” tambahnya.

Dar hasil introgasi petugas, alasan utama mengapa para anak-anak yang memutuskan untuk jadi badut jalanan adalah urusan ekonomi.

“Masalah ekonomi dan urusan perut yang jadi alasan mereka jadi badut. Takutnya terjadi eksploitasi anak, Itu yang dikhawatirkan oleh Pak Wali,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MOMEN KENANGAN Menteri Mukhtarudin di Kampus FISIP ULM Bersama Rekan Ikmafis 84
POLRESTA BANJARMASIN Bedah Rumah, Resmikan Tandon Air Bersih dan Bagikan Sembako
UMPAN Pemancing Disambar Buaya
AMUK API Hanguskan Tiga Toko di Sungai Andai Banjarmasin Utara
KOLABORASI Polri – Media Investasi Sosial Sangat Penting, Begini Penekanan Kapolda Kalsel
SEORANG MONTIR MOTOR Tergeletak Tak Bernyawa di Bengkel
BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga
DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 23:05

ARWANA RED BANJAR ‘Si Mata Juling’ yang Harganya Terjangkau

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:30

DUKUNG WFH, Kemkomdigi Kawal Infrastruktur Digital Andal

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:25

YOUTUBE Hadirkan Fitur Perlindungan Anak untuk Dukung PP Tunas

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:43

WASPADA KLB Campak, IDAI Serukan Imunisasi dan Tindakan Pencegahan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:42

KELEBIHAN Karbohidrat saat Sahur Bisa Bikin Tubuh Cepat Merasa Lapar

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:34

8.000 Akun Canva bagi Talenta Kreatif dan UMKM

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:34

INDONESIA Negara Pertama Blokir AI Grok

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:53

INDONESIA Creative Week Belgium: Kain Sasirangan Khas Tala Pikat Warga Belgia

Berita Terbaru

Umpan pemancing di Kumai disambar buaya. (Foto: Istimewa)

Kalteng

UMPAN Pemancing Disambar Buaya

Rabu, 24 Jun 2026 - 00:24

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca