KERETA Otonom tanpa Rel jadi Ikon Transportasi Ibu Kota Baru Indonesia

- Penulis

Selasa, 30 Juli 2024 - 23:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melihat langsung keberadaan kereta otonom tanpa rel di KKT Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Selasa (30/7/2024). (ANTARA/Muhammad Solih Januar)

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melihat langsung keberadaan kereta otonom tanpa rel di KKT Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Selasa (30/7/2024). (ANTARA/Muhammad Solih Januar)

SuarIndonesia — Kereta otonom tanpa rel (autonomous rail transit/ART) menjadi ikon transportasi Kota Nusantara, yang difungsikan mengantar penumpang dengan angkutan pengumpan (feeder) ke halte terdekat di ibu kota baru Indonesia itu yang dibangun pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

“ART bisa jadi ikon transportasi di Kota Nusantara,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Adi Karya Sumadi di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, kutip AntaraNews, Selasa (30/7/2024).

“Dengan keunggulan tanpa rel juga bisa digunakan di kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan kota lainnya,” tambahnya.

Investasi kereta otonom tanpa rel tidak terlalu besar, lanjut dia, tetapi bisa berada di tengah keramaian yang memberikan satu pergerakan yang masif.

“ART difungsikan menjadi angkutan yang bertugas kumpulkan penumpang untuk disalurkan khusus ke angkutan trayek tertentu di Kota Nusantara,” jelasnya.

Presiden Joko Widodo memberikan arahan kereta otonom tanpa rel menjadi bagian dalam pergerakan pada acara kenegaraan hingga Upacara ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2024 di Kota Nusantara.

“ART berfungsi sebagai feeder di acara kenegaraan pada Agustus 2024 dan setelahnya,” katanya.

Baca Juga :   OPTIMALKAN Posko Siaga untuk Antisipasi Karhutla

Kereta otonom tanpa rel tersebut melayani transportasi Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat dan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur, serta jalan lainnya di KIPP ibu kota baru Indonesia.

Sistem operasional kereta otonom tanpa rel berjalan searah jarum jam dan waktu pemberhentian di setiap terminal selama lima menit, sekalian melakukan pengisian daya sehingga bisa digunakan dalam waktu yang cukup panjang.

Kereta otonom tanpa rel berjalan sesuai tanda jalan (marka) yang sudah disiapkan secara otomatis, sarana transportasi itu memiliki teknologi mendeteksi tanda jalan sebagai pengganti rel.

Kereta otonom tanpa rel atau ART merupakan sarana transportasi ramah lingkungan dan menggunakan listrik sebagai sumber tenaga, demikian Budi Karya Sumadi. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya
DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair
DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen
23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal
DISOROT Menurunnya Daya Beli di Pasar Paringin
ATASI Antrian BBM, Pansus Kalsel Matangkan Data
MASKAPAI Hentikan Sementara Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut
“BOTASUPAL” Musnahkan Uang Palsu di Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Selasa, 29 September 2026 - 21:45

BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif

Selasa, 29 September 2026 - 21:30

2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 21:26

KEMENHAJ: 50 Persen Biro Umrah Berstatus tidak Aktif

Selasa, 29 September 2026 - 21:10

RUU APBN 2027 Disahkan jadi Undang-Undang

Selasa, 29 September 2026 - 14:52

SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri

Senin, 28 September 2026 - 21:06

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Berita Terbaru

Ketua Umum Perempuan Aman Devi Anggraini (kiri), Dewan Pakar Perempuan Aman Arimbi Heroepoetri (kedua kiri), Dewan Nasional Perempuan Aman dari Kalimantan Isnah Ayunda (ketiga kiri), dan Pengurus Harian Komunitas Perempuan Aman Sawesuma Novilla Maria Aru (kedua kanan) dalam media gathering Temunas IV Perempuan Aman, di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:09

Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kapolda Kalteng. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Kalteng

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca