KEMENKOMDIGI Ajak Masyarakat Perangi Judi Online, 250 Ribu Situs Telah Diputus

- Penulis

Rabu, 4 Desember 2024 - 14:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditjen Kemenkomdigi), Nursodik Gunarjo. (SuarIndonesia/HM)

Ditjen Kemenkomdigi), Nursodik Gunarjo. (SuarIndonesia/HM)

SuarIndonesia – Judi online (judol) sangat meresahkan, pasalnya dalam genggaman pengguna gadget bisa melakukan perjudian dimana berada.

Direktur Pengelolaan Media Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Digital (Ditjen Kemenkomdigi), Nursodik Gunarjo mengatakan sejak November 2024 lebih 250 ribu situs judol telah diputus Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Selain itu, konten influencer yang berkaitan dengan judi online turut dibloki sementara pelakunya diamanakn untuk dimintai keterangan aparat.

“Kita tidak pernah habisnya berantas judol, tapi hurus terus berantas,” ucapnya saat menerima kunjungan Sekretariat DPRD Kalsel bersama wartawan, Selasa (3/12/2024).

Dengan kemudahan teknologi saat ini menurutnya, bagi seseorang yang memiliki jiwa penjudi, judol seperti hal yang biasa.

“Contoh kasus hanya bermodal 5 ribu, dapat mengadu nasib di judol,” Ujarnya

Baca Juga :   PILKADA 2024, KPU: 496 TPS Kembali Gelar Pemungutan Suara

“Pemerintah bersama aparat terus akan memberantas judol yang tumbuh seperti benalu, dan peelu kesadaran masyarakat dalam memeranginya,” lanjutnya.

Dirinya menambahkan situs judol dapat berubah rubah tampak samar bisa mencolok dan tampak tak mencolok.”Kontennya bisa bentuk hiburan, viral atau yang lainnya, namun didalamnya ada ajakn judol,” imbuhnya

“Iklan judi online menyasar pengguna muda yang aktif di media sosial. “Simple dan menggoda, seperti iming-iming bonus besar atau peluang menang mudah.

Adapun modus iklan judi online di media sosial semakin beragam, dan kian sulit diidentifikasi. Kita mengingatkan masyarakat, termasuk orang tua, agar terus meningkatkan kewaspadaan pada anaknya,” harapnya. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi
DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca