KELUARGA Israel Ngamuk usai IDF Tembak Mati 3 Sandera Hamas

- Penulis

Senin, 18 Desember 2023 - 00:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Noam Peri, yang ayahnya Chaim Peri, 79, disandera di Gaza, berbicara ketika keluarga warga Israel yang disandera oleh teroris Hamas di Gaza mengadakan konferensi pers di

Noam Peri, yang ayahnya Chaim Peri, 79, disandera di Gaza, berbicara ketika keluarga warga Israel yang disandera oleh teroris Hamas di Gaza mengadakan konferensi pers di "Hostages Square," di luar Museum Seni Tel Aviv, Sabtu (16/12/2023). (Avshalom Sassoni/Flash90)

SuarIndonesia — Keluarga di Israel yang kerabatnya menjadi sandera Hamas murka usai pasukan pertahanan Israel (IDF) menembak mati tiga tawanan kelompok perlawanan Palestina tersebut.

IDF menyatakan pasukan mereka membunuh tiga tawanan Hamas pada Jumat (15/12/2023) lalu. Mereka menyebut para tawanan itu membawa bendera putih dan berteriak minta tolong dalam bahasa Ibrani.

Berita pembunuhan tawanan ini memicu protes di Israel. Para keluarga sandera cemas orang yang mereka cintai akan menjadi korban berikutnya.

“Yang kami dapat lagi dan lagi hanya sandera yang tewas,” kata anak yang ayahnya masih disandera, Noam Perry, ke AFP, Sabtu (16/12/2023).

Perry mengungkapkan permintaan keluarga sandera bukan seruan melawan pemerintah, tetapi pembebasan sandera dalam kondisi hidup seperti yang mereka gemborkan selama ini.

“Ini adalah seruan yang akan dibuat siapa pun jika itu adalah ayah mereka. Pertimbangkan lah kami dan buatlah rencana sekarang (untuk negosiasi),” imbuh dia.

Kerabat sandera lain yang anaknya masih menjadi tawanan Hamas, Ruby Chen, merasa dipermainkan dan harap-harap cemas soal nasib sang putra.

“Kami merasa seperti berada dalam permainan rolet Rusia (mencari tahu) siapa yang akan menjadi orang berikutnya yang diberi tahu tentang kematian orang yang dicintai,” kata Chen

Chen merasa dibohongi lantaran tentara Israel yang menyatakan operasi darat akan membawa kembali para korban penculikan dalam keadaan hidup.

“Tidak berhasil. Karena sejak saat itu, para korban penculikan terlihat kembali, namun tidak banyak yang hidup. Sudah saatnya anggapan tersebut diubah,” ujar dia.

Israel mengebom gereja Ortodoks Yunani di Gaza yang menampung pengungsi, Sabtu (16/12/2023). (Al Jazeera/Abdelhakim Abu Riash)

Tentara Israel Tembak Mati Ibu-Anak
Pasukan Israel menembak mati ibu dan anak saat mereka tengah beribadah di Gereja Katolik, Paroki Keluarga Kudus, di Gaza pada Sabtu (16/12/2023).

Patriark Latin Yerusalem menyatakan sniper Israel “menembak secara keji” seorang ibu dan putrinya. Ketika itu, mereka tengah berlindung di gereja tersebut.

Baca Juga :   RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi

“Nahida dan putrinya, Samar, ditembak dan tewas saat mereka berjalan menuju Biara Suster,”demikian menurut otoritas gereja itu dalam rilis resmi, dikutip CNNIndonesia dari Al Jazeera.

Rilis tersebut menjelaskan satu orang tewas saat mencoba membawa yang lain ke tempat yang lebih aman. Sementara itu, tujuh orang lagi mengalami luka-luka ketika mencoba berlindung di kompleks gereja.

Otoritas gereja juga menyebut tak ada peringatan atau pemberitahuan sebelum serangan itu muncul.

“Mereka ditembak dengan keji di dalam lingkungan Paroki, tempat di mana tak ada pihak yang berperang,” lanjut mereka.

Menurut laporan AFP, tiga proyektil Israel juga menyasar Biara Suster Bunda Theresa dan menghancurkan generator di gedung tersebut. Imbas gempuran di lokasi ini, tiga orang mengalami luka-luka.

Gedung itu menjadi tempat bagi 54 orang penyandang difabel dan kini tak lagi bisa dihuni.

“[Sebanyak] 54 orang penyandang disabilitas saat ini mengungsi dan tidak memiliki akses terhadap alat bantu pernapasan yang sebagian dari mereka perlukan untuk bertahan hidup,” lanjut rilis gereja.

Diplomat terkemuka Italia Antonio Tajani turut buka suara usai serangan Israel ke gereja. Ia juga meminta pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pasukannya melindungi gereja.

“Ini bukan tempat persembunyian Hamas,” ujar Tajani di X.

Israel kerap menyasar tempat ibadah dengan menuding lokasi tersebut menjadi markas atau tempat persembunyian Hamas. Setelah tuduhan ini, mereka bergegas menggempur tempat ibadah. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca