SuarIndonesia — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) memvaksinasi sekitar 300 pegawai perempuan dan masyarakat umum usia produktif menggunakan vaksin Human Papilloma Virus (HPV) untuk mencegah kanker serviks.
Kepala BBPOM Banjarbaru Ary Yustantiningsih di Banjarbaru, Selasa (14/7/2026), mengatakan pelaksanaan vaksinasi tersebut merupakan bagian dari program Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI yang menyasar pegawai perempuan, para ibu, dan wanita usia produktif yang bersedia mengikuti vaksinasi hingga lengkap tiga dosis.
“Vaksin HPV berfungsi mencegah infeksi Human Papilloma Virus yang menjadi penyebab utama kanker leher rahim atau kanker serviks. Pemberian vaksin tersebut diharapkan dapat meningkatkan perlindungan kesehatan perempuan melalui langkah pencegahan sebelum terjadi infeksi,” ujar Ary, dilansir dari Antara.
Ia menyebutkan program vaksinasi dilaksanakan melalui kolaborasi BBPOM di Banjarbaru bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dan Dharma Wanita Persatuan, dengan pelaksanaan dilakukan secara bertahap, yakni dosis pertama pada Januari, dosis kedua pada April, dan dosis ketiga pada Juli 2026.
Ary mengatakan antusiasme peserta cukup tinggi, sehingga jumlah penerima vaksin mencapai 300 orang atau melampaui target yang ditetapkan BPOM RI. Dengan selesainya pemberian dosis ketiga, seluruh rangkaian vaksinasi HPV tahun 2026 bagi peserta yang terdaftar telah terlaksana.
Ia menegaskan BBPOM di Banjarbaru akan terus mendukung kebijakan lanjutan BPOM RI apabila kembali membuka program vaksinasi HPV, serta akan terus menyampaikan informasi kepada masyarakat agar semakin banyak perempuan memperoleh akses terhadap vaksinasi sebagai langkah pencegahan kanker serviks.
Dia berharap seluruh perempuan yang telah mengikuti vaksinasi HPV memperoleh perlindungan dari infeksi Human Papilloma Virus, sehingga risiko kanker serviks dapat ditekan melalui upaya pencegahan sejak dini.
“Peningkatan cakupan vaksinasi menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi perempuan,” ujar Ary. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















