WALIKOTA BANJARMASIN “Dicegat” Emak-emak, Disela Resmikan Puskesmas Senilai 6,8 Miliar

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Walikota Banjarmasin HM Yamin HR “dicegat” Emak-emak (ibu-ibu), disela resmikan Puskesmas Cempaka Putih di wilayah Kelurahan  Kuripan, yang dibangun senilai Rp 6,8 Miliar, Rabu (11/2/2026).

Langkah Walikota sempat terhenti dan terdiam mendengarkan apa yang disampaikan para emak-emak.

Mereka tak lain warga sekitar Komplek Cempaka Putih Banjarmasin Timur. Bahkan diantaranya pesiunan bidan yang lama bertugas di Puskesmas setempat yakni Bidan Hj Sri Lestari dan ada pula Bidah Hj Noorjanah serta ibu lainnya.

Paling utama mereka suarakan ingin  memberitahukan tentang Musala Darul Arqam di belakang bangunan Puskesmas  yang masih dirasa jalannya masih sempit, tak bisa masuk langsung kendaraan ke musala. Serta masih banyaknya tumpukan kayu-kayu  bekas pembangunan sekitar lokasi.“Kita tadi maumnya Pa Walikota melihat langsung ke lokasi dengan kondisi di belakang dan sekitarnya, termasuk banyak tumpukan kayu di pemukinan sekitarnya,’ ucap Bidan Hj Sri Lestari.

Langkah Walikota yang ingin menurut emak-emak, sempat dihalangi oleh orang yang disebut sebut dari pihak Dinas Kesehatan, sehingga tak jadi cek lokasi dimaksud.

“Tapi, Alhamdullilah sidin (Walikota,red) menanggapi serius dan bilang akan dilakukan pembenahan secara perlahan. Kita berterimaksih,” tambahnya.

Sementara Bahrudin yang disapa Udin sebut, kalau soal menyangkut kebersihan dengan tumpukan bekas kayu dan playwood di sebuah lahan bekas rumah dinas kesehatan, sebenarnya paling mudah jika bergerak, jangan sampai terdengar dan terlihat Walikota.

“Yakni pihak Dinas Kesehatan atau pusekesmas koordinasi dengan Dinas Kebersihan, maka selesai dikerahkan truk dan pekerjanya.

Atau juga jadikan lahan parkir mobil, yang selama ini, banyak malah  parkir mobil di dempetan dengan bangunan puskesmas,” ucapnya.

Terpantau setelah usai peresmian, pihak Puskesmas, ada memerintahkan pekerja membersihkan tumpukan kayu sekitar musala, namun di lokasi lain dekat pemukiman belum terlaksana.

Resmi Beroperasi

Kini Puskesmas Cempaka Putih resmi beroperasi. Fasilitas kesehatan dengan dua lantai yang dibangun menggunakan APBD Kota Banjarmasin senilai Rp 6,8 miliar ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar bagi masyarakat.

Baca Juga :   PULUHAN JEMAAH UMRAH Kalsel Telantar di Jeddah, Bambang Heri Purnama Turun Tangan Bantu Kepulangan ke Tanah Air

Diharapkan bisa melayani rata-rata sekitar 100 pasien setiap hari dengan layanan yang lebih lengkap dan representatif dibanding sebelumnya.

Berbagai layanan tersedia di Puskesmas Cempaka Putih, di antaranya pelayanan kesehatan gigi dan mulut, ruang klaster kesehatan dewasa, klaster kesehatan lanjut usia, ruang pelayanan kesehatan ibu dan laktasi, serta ruang pelayanan kesehatan anak.

“Peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pada layanan dasar, merupakan bagian dari visi dan misi Pemerintah Kota Banjarmasin,” kata HM Yamin HR.

Puskesmas Cempaka Putih menjadi contoh transformasi layanan kesehatan dasar yang akan diterapkan di seluruh puskesmas di Kota Banjarmasin.

“Kami berharap dapat memberikan pelayanan kesehatan dasar yang optimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Yamin inginkan pelayanan kesehatan yang baik, ramah, serta kenyamanan bagi masyarakat yang berobat benar-benar diutamakanSementara Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan, menjelaskan Puskesmas Cempaka Putih didukung oleh 38 tenaga kesehatan, termasuk empat dokter umum dan spesialis.

Fasilitas ini melayani warga Kelurahan Kuripan dan Kelurahan Kebun Bunga, serta masyarakat Kota Banjarmasin yang berdomisili dan memiliki KTP Banjarmasin.

Selain pelayanan kesehatan dasar, puskesmas ini juga dilengkapi Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk menangani kondisi kegawatdaruratan, meski operasionalnya masih terbatas pada jam kerja.

Puskesmas ini diisi 38 tenaga kesehatan serta dokter umum dan spesialis,  juga menyediakan IGD bagi warga yang mengalami kegawatdaruratan, dengan operasional pada jam kerja.

“Pelayanan kesehatan harus hadir sedekat mungkin dengan warga. Puskesmas ini kami rancang agar mudah diakses, cepat melayani, dan mampu menjawab kebutuhan dasar kesehatan masyarakat Kuripan dan Kebun Bunga,” sambung Walikota. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
OMC Semai Tiga Ton Garam

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:37

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng

Rabu, 9 September 2026 - 14:51

PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 14:44

RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus

Rabu, 9 September 2026 - 00:24

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:38

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca