KEJAR Penurunan Prevalensi Stunting Menjadi 20,6 Persen

- Penulis

Senin, 14 April 2025 - 23:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo saat memberikan sambutan selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kalteng di Palangka Raya, Senin (14/4/2025). (Foto: ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo saat memberikan sambutan selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kalteng di Palangka Raya, Senin (14/4/2025). (Foto: ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berupaya mengejar penurunan angka prevalensi stunting atau gangguan pertumbuhan menjadi 20,6 persen pada tahun 2025.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo di Palangka Raya, Senin (14/4/2025), menyampaikan berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) angka prevalensi stunting di provinsi setempat terus mengalami penurunan, dari 26,9 persen pada 2022 menjadi 23,5 persen pada 2023 atau turun 3,4 persen.

“Sedangkan target 2025 adalah sebesar 20,6 persen. Dalam hal ini, pemetaan kegiatan dan penganggaran juga menjadi hal yang mutlak yang mesti dipersiapkan bersama guna mendorong percepatan penurunan stunting,” katanya dalam rakor percepatan penurunan stunting se-Kalimantan Tengah tahun 2025.

Menurutnya sinergi dan kolaborasi semua pemangku kepentingan menjadi hal mutlak yang diperlukan, agar upaya percepatan penurunan angka prevalensi stunting di Kalimantan Tengah berjalan efektif dan optimal.

“Penurunan ini akan lebih efektif mana kala kita semua bisa berkolaborasi dengan semua stakeholders,” tegas Edy Pratowo dilansir dari AntaraNewsKalteng.

Dia menilai, untuk mencapai target penurunan stunting di Kalteng, diperlukan penguatan konvergensi antar program lintas sektoral, termasuk pemetaan, perencanaan, penganggaran, hingga penyusunan rencana kerja.

Baca Juga :   HAMPIR Tiap Hari BKSDA Sampit Terima Laporan Kemunculan Buaya

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kalimantan Tengah Leonard S Ampung menyampaikan, tujuan utama rakor ini adalah memastikan pelaksanaan aksi konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) dilakukan secara kolaboratif.

Kolaborasi ini melibatkan seluruh perangkat daerah yang bertanggung jawab, serta dukungan dari sektor non- pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat.

“Rakor ini tidak hanya bertujuan menjamin pelaksanaan aksi konvergensi PPPS berjalan optimal, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam menyelaraskan target-target kinerja dan capaian layanan intervensi, agar semua dapat terintegrasi secara sistematis,” jelasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SH, Nenek 70 Tahun Diduga Edarkan Sabu
PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif
DITETAPKAN TERSANGKA Delapan Pembakar Lahan
KOTA SAMPIT Berpotensi Terdampak Kabut Asap
FORKOT APRESIASI Pulih Sistem Kelistrikan, Tapi tidak Menghapus Tanggung Jawab Hukum PLN
PT PLN Belum Menjawab Substansi Keberatan Administratif, LBH Borneo Nusantara Ajukan Banding
TIGA PELAKU UTAMA Kasus Pembunuhan Polisi Digiring ke Palangka Raya
151,7 HA Lahan di Kotim Ludes Terbakar

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:48

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:02

DITETAPKAN TERSANGKA Delapan Pembakar Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:23

KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka

Berita Terbaru

Kab. Banjar

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:52

Kalsel

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:38

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca