KECEWA Wawali Banjarmasin terhadap Serapan DAU Kelurahan Minim

- Penulis

Rabu, 18 September 2019 - 21:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah gerah akibat serapan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan 2019 untuk dana kelurahan Pemko Banjarmasin rendah.

Politisi PDIP Kalsel ini mengaku kecewa dengan kinerja para lurah. Pasalnya, apa yang diharapkan selama ini tidak sesuai ekspektasi.

Padahal, diharapkan dana kelurahan ini bisa dimanfaatkan untuk membantu pembangunan kota.

“Kalau ada yang bisa serapannya baik, kenapa tidak dicontoh. Saya bingung kok yang lain tidak bisa,” ucap Hermansyah di hadapan 52 lurah se Banjarmasin saat rapat evaluasi di Rumah Anno 1925, Rabu (18/9/2019).

Rapat evaluasi serapan anggaran terkait dana kelurahan ini sudah sering diselenggarakan Pemko Banjarmasin. Bahkan, acap kali Hermansyah naik pitam akibat melihat kinerja kelurahan yang loyo menggenjot dana tersebut.

“Sejujurnya rapat seperti ini saya sudah bosan. Menurutnya saya ini buka cambukan lagi agar lurah ini mau lebih baik. Tapi kalau saya sudah merasa ditampar. Tiga kali lagi,” ucap mantan Anggota DPRD Kalsel ini.

Bahkan, kini Banjarmasin tidak lagi mendapat kucuran dana kelurahan untuk tahap dua dari Pemerintah Pusat. Pasalnya, syarat untuk mendapat dana tersebut tidak bisa dipenuhi. Mengingat, serapan dana kelurahan tahap pertama tidak sampai 50 persen.

Meminjam data dari Badan Keuangan Kota Banjarmasin, hingga September dana yang terserap hanya Rp1,824,196,550 dari pagu dana kelurahan tahap pertama sebesar Rp9,623,588,000. Artinya dana yang belum terpakai Rp7,799,391,450.

Dari 52 kelurahan masih ada 12 kelurahan yang masih belum sama sekali menggunakan dana tersebut. Untuk Kecamatan Banjarmasin Utara, Kelurahan Sungai jingah, Alalak Selatan, dan Antasan Kecil Timur.

Banjarmasin Tengah, Kelurahan Pasar lama. Sedang Banjarmasin Selatan, Kelurahan Mantuil, Basirih selatan, Kelayan Barat, Kelayan Tengah, Kelayan Timur, Kelayan Selatan, Murung Raya, dan Pemurus Dalam.

Baca Juga :   OKNUM Anggota DPRD Tanbu, Kembali Dilaporkan ke Dit Reskrimum Polda Kalsel

Melihat kondisi ini, Hermansyah khawatir masalah ini tidak hanya berimbas pada penyaluran dana kelurahan di tahun selanjutnya. Tapi juga terhadap bantuan Pemerintah Pusat yang lain.

“Secara logika saja, menggunakan dana yang saat ini saja tidak bisa. Bagaimana orang mau memberikan lagi. Kan begitu,” imbuhnya.

Sedangkan, Camat Banjarmasin Utara Drs H Appiludin berkata, optimis kelurahan yang ada di Banjarmasin Utara akan bisa merealisasikan penggunaan dana yang saat ini masih tersisa.

“Ini kan sebagai bentuk penyemangat dari pimpinan. Saya berharap kawan-kawan bisa mendapatkan pencerahan setelah acara ini,” imbuhnya.

Dia mengaku, beberapa kelurahan di wilayahnya masih ada yang belum bisa secara maksimal menyerapnya. Namun, dia menampik jika ada yang masih nol persen.

“Ya rata-rata tiga puluh persen. Tapi kalau yang tidak sama sekali tidak ada,” ucapnya.

Sementara Kepala Badan Keuangan Banjarmasin, H Subhan Noor Yaumil SE menargetkan, penyerapan dana kelurahan paling lambat hingga November ini, serta laporannya harus beres.

“Yang terpenting serapannya jangan sampai lebih dari batas anggaran yang disediakan. Kalau lebih maka akan berimbas pada APBD kota,” demikian Kepala Badan Keuangan Banjarmasin, H Subhan Noor Yaumil SE .(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa
GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara
SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek
RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin
POLISI-WARGA Penataan Eks Terminal Sentra Antasari dan Bersihkan Kawasan Pasar
PARKIR LIAR di Titik Rawan Kemacetan Ditertibkan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Senin, 27 Juli 2026 - 15:50

GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:51

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:38

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:15

POLISI-WARGA Penataan Eks Terminal Sentra Antasari dan Bersihkan Kawasan Pasar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10

PARKIR LIAR di Titik Rawan Kemacetan Ditertibkan

Berita Terbaru

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Jul 2026 - 19:58

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di podium China Open 2026, di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Minggu (26/7/2026). (Foto: @badminton.ina)

Internasional

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Jul 2026 - 23:31

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca