SuarIndonesia – Supiyani, selaku Kepala Seksi (kasi) Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (Kasi KSDAE Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel), sampaikan informasi Program Folu Net Sink 2030.
Ini ketika seluruh staf Dishut Provinsi Kalsel dan Polisi Kehutanan berkumpul melaksanakan apel, Senin, (14/11/2022).
Apel dipimpin Supiyani bersama para Esselon 3 dan 4 serta seluruh Staf Dishut Kalsel.
Supiyani dalam amanatnya menyampaikan Folu Net Sink 2030 yang merupakan upaya pemerintah Indonesia dalam meyerap emisi karbon, minimal nol persen.
Karbon tersebut dihasilkan dari tumbuhan ataupun ikan, sehingga akan mengurangi dampak suhu panas bumi. FOLU Net Sink 2030 juga merupakan sebuah kondisi yang ingin dicapai melalui penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan di mana tingkat serapan sama atau lebih tinggi dari tingkat emisi.
“Jika tidak ada pencegahan melalui program Folu Net Sink 2030 ini kemungkinan akan banyak ratusan bahkan ribuan spesies satwa yang akan mati.
Karena tidak bisa beradabtasi dengan perubahan iklim yang terjadi dan kedepan tentu berdampak oleh sistem ekologi yang sudah berjalan secara terus menerus.
Dan jika dampak itu terjadi maka keseimbangan lingkungan akan terganggu dan akan mengakibatkan perubahan-perubahan terhadap lingkungan.
:Jadi Mari kita bersama-sama mendukung program pemerintah (Folu Net Sink 2030) ini agar kedepannya kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan mencapai target yang sudah ditetapkan,” kata Supiyani.(adv/RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















