KARHUTLA di Palangkaraya Sulit Padam karena Kendala Sumber Air

- Penulis

Minggu, 24 September 2023 - 21:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari satgas gabungan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berusaha memadamkan kebakaran lahan di Jalan Tjilik Riwut Km 9, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (31/8/2023). (ANTARA FOTO)

Petugas dari satgas gabungan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berusaha memadamkan kebakaran lahan di Jalan Tjilik Riwut Km 9, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (31/8/2023). (ANTARA FOTO)

SuarIndonesia — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Menurut laporan, titik-titik api sulit dipadamkan karena sumber air terbatas akibat kemarau.

“Kemarau kering saat ini membuat tim di lapangan cukup kesulitan mendapatkan akses air untuk pemadaman karhutla,” kata Plt BPBD Kota Palangkaraya Alman P Pakpahan di Palangkaraya, dikutip CNNIndonesia dari Antara, Minggu (24/9/2023).

Alman menjelaskan petugas harus mencari sumber-sumber air yang masih ada di sekitar lokasi kebakaran. Menurutnya, tim pemadam tak jarang harus mencari sumber air cukup jauh dari titik kebakaran.

Parit-parit di sekitar kawasan lahan gambut yang biasanya banyak menampung air, kini mulai surut bahkan mengering di sejumlah lokasi. Alman mengatakan, pada kondisi tertentu, tim juga berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk pasokan sumber air.

Alman melanjutkan lahan gambut yang terbakar biasanya juga menyisakan bara api di bawah tanah, sehingga yang muncul dan terpantau dari atas tanah hanya asap. Para petugas terkadang hanya bisa memperkirakan titik api yang berada di bawah tanah.

Ia menuturkan kontur lahan gambut yang berongga bisa saja menjadi jalan asap kebakaran keluar dari dalam tanah. Karena itu, titik api bisa dekat dari sumber keluarnya asap atau bisa juga sangat jauh.

Dengan kondisi tersebut, petugas pemadam hanya bisa berupaya melakukan pemadaman dengan terus melakukan pembasahan dan penyiraman di area lahan terbakar.

“Bahkan kemarin, di sekitar kawasan Tabat Kalsa, relawan sampai harus berjuang dua hari untuk memadamkan di sekitar lokasi. Salah satu indikator kebakaran gambut padam ialah tidak munculnya lagi asap dari dalam tanah,” kata dia.

Baca Juga :   VIRAL! Rebutan Masuk SPBU Ala MotoGP di Kobar

Alman pun mengimbau warga tidak membakar lahan dengan alasan apapun dan kepentingan apapun. Dia menegaskan penanganan kebakaran lahan gambut sangat sulit dilakukan.

“Untuk saat ini para petugas bahkan menghiraukan kesehatan mereka untuk melakukan pemadaman. Mereka bahkan juga bisa saja jarang bersama keluarga jika sudah terjadi karhutla,” katanya.

Kekeringan menyebabkan karhutla di beberapa wilayah Indonesia. Sepanjang bulan Januari-Juli 2023, Sipongi KLHK mencatat terjadi karhutla seluas 90.405 hektare.

Beberapa wilayah yang memiliki indikasi kebakaran terluas adalah Nusa Tenggara Timur (28.718 hektare), Kalimantan Barat (12.537 hektare), dan Nusa Tenggara Barat (9.662 hektare).

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Thomas Nifinluri mengatakan karhutla sering terjadi di lahan gambut.

“Prioritas penanganan ini juga tidak terlepas dari kondisi gambut yang akan mudah terbakar dan lebih sulit dipadamkan bila terjadi kekeringan khususnya saat musim kemarau,” kata Thomas dalam keterangannya (24/9/2023). (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race
KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi
DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang
TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer
DIATUR Tarif Pemeriksaan Kesehatan Haji
KASUS KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima
KARHUTLA Tak Kunjung Reda, Pelaku Diminta Ditindak
KING COBRA di Bawah Jembatan Dikira Kayu
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Jalan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49

TEWAS TERLUKA, Pria Warga Kelayan B Ini Tergeletak di Depan Rumah Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:08

DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:21

DOKUMEN TANAH RSUD H. Boejasin Disita Penyidik, Pemkab Tala Didesak Segera Bersikap

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48

STRATEGI BARU Tangani Karhutla di Kalsel, Begini Langkah Wamenko Pangan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:41

TARGET 2026 Bedah 413 Rumah Tidak Layak Huni di Kalsel, Calon Penerima Cek Melalui DTSEN

Berita Terbaru

Belasan dibekuk dari penggerebekan kampung narkoba Palangka Raya. (dok Polda Kalteng)

Headline

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 23:44

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca