KAPOLDA KALSEL Gelar FGD Akselerasi Tala Menjadi Sentra Jagung, di Tengah Kondisi Darurat Ketahanan Pangan Tingkat Provinsi

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel), Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, SIK, SH, MH, memimpin langsung jalannya Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Akselerasi Kabupaten Tanah Laut Menjadi Sentra Jagung Kalsel Menuju Indonesia Emas 2045”.

Kegiatan berlangsung di Balairung Tuntung Pandang, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (20/2/2026)dihadiri oleh puluhan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kabupaten Tanah Laut serta Bhabinkamtibmas jajaran Polres Tanah Laut.

FGD ini digelar di tengah kondisi darurat ketahanan pangan di tingkat provinsi. Berdasarkan data yang dipaparkan, produksi jagung Kalsel saat ini baru mencapai 130.000 ton per tahun.

Sementara kebutuhan riil masyarakat dan industri mencapai 325.000 ton per tahun.  Artinya, Kalsel masih mengalami defisit hingga 195.000 ton.

Kapolda Kalsel mengajak untuk bergerak cepat menutup defisit dengan optimalisasi lahan dan peningkatan produktivitas. Terlebih Tanah Laut memiliki modal besar untuk menjadi lumbung jagung Kalsel.

Menurutnya, Kabupaten Tanah Laut dinilai memiliki prospek strategis. Dengan luas wilayah mencapai 3.631,35 km² yang didominasi dataran rendah, daerah ini telah menjalin kerjasama dengan PT Inhutani I. Dari total lahan yang disiapkan seluas 3.700 hektare, sebanyak 700 hektare dinyatakan siap garap pada tahap awal.

Potensi ini menjadi fondasi utama untuk menjadikan Bumi Tuntung Pandang sebagai episentrum jagung baru di Kalimantan Selatan.

Kapolda menegaskan bahwa peran Kepolisian tidak hanya sebatas pengawas, tetapi sebagai penggerak dan fasilitator ekosistem pertanian dari hulu ke hilir.

Polda Kalsel berkomitmen untuk Menjamin distribusi pupuk subsidi tepat sasaran. Menjaga stabilitas harga melalui Satgas Pangan. Memfasilitasi kolaborasi dengan offtaker.

Baca Juga :   MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Memberikan kepastian hukum terkait harga berbasis kualitas. Mendorong kesejahteraan petani.FGD  juga menyepakati sejumlah langkah taktis terintegrasi agar petani tidak berjalan sendiri

Masa Tanam: Penyediaan alat berat, sarana produksi, serta bantuan bibit unggul Bisi-18 secara gratis.  Pengawalan ketat juga dilakukan untuk memastikan pupuk subsidi tersedia.

Pra Panen: Pengerahan 4 unit Corn Combine (alat panen jagung) untuk efisiensi biaya panen petani. Pasca Panen: Adanya kepastian pembelian jagung dengan harga menguntungkan, serta fasilitasi pengeringan dan penyimpanan di gudang.  Off Taker: Penjualan terintegrasi dengan offtaker untuk mempercepat swasembada pangan.

Sebagai strategi keberlanjutan program, Polda Kalsel juga menyiapkan skema reward atau penghargaan khusus bagi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Bhabinkamtibmas berprestasi yang mampu mendongkrak produktivitas di lapangan.

Pendekatan kolaboratif berbasis kinerja ini diyakini akan menciptakan efek domino positif bagi peningkatan hasil panen.

Dengan sinergi antara penyuluh pertanian yang menguasai aspek teknis dan Bhabinkamtibmas yang menguasai aspek keamanan dan pembinaan masyarakat, Kapolda optimistis target akselerasi dapat tercapai.

“Kabupaten Tanah Laut kita proyeksikan sebagai sentra jagung Kalsel. Model kolaborasi ini adalah wujud nyata dukungan kepolisian terhadap swasembada pangan nasional dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutup Kapolda. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla
WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:43

DUKUNG Barito Putera, Bank Kalsel Bagikan 10 Tiket Nonton Gratis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:20

ALVIN TEDJO, Politikus Keturunan Indonesia Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:34

SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:19

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:07

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera Bungkam De Red FC 2-0

Berita Terbaru

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32

Perampok menodongkan pistol dan menggasak 13 HP di Kobar tertangkap CCTV. (Foto: Istimewa)

Kalteng

TODONGKAN PISTOL! Perampok Sikat 13 HP

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:10