KALTIM Perkuat Pengawasan Maritim dengan Radar Canggih

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 19:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan konservasi perairan di Kepulauan Derawan, Berau, Kaltim, menjadi wilayah yang diprioritaskan untuk penerapan pengawasan dengan radar canggih. (ANTARA/HO-DKP Kaltim)

Kawasan konservasi perairan di Kepulauan Derawan, Berau, Kaltim, menjadi wilayah yang diprioritaskan untuk penerapan pengawasan dengan radar canggih. (ANTARA/HO-DKP Kaltim)

SuarIndonesia — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat pengawasan wilayah perairan lautnya dengan alat canggih berupa sistem radar pemantau laut (marine radar monitoring system).

“Sebuah radar jarak jauh telah dihibahkan oleh organisasi non-pemerintah (NGO) asal San Francisco, Amerika Serikat, dan pada tahap awal dipasang di wilayah konservasi Kepulauan Berau untuk memantau aktivitas di laut secara digital,” kata Kepala DKP Kaltim Irhan Humaidy, di Samarinda, Jumat (22/8/2025).

Dia menjelaskan, keberadaan radar ini ialah pergeseran signifikan dari metode pemantauan konvensional menjadi pendekatan berbasis teknologi informasi.

Dengan sistem ini, petugas dapat mengidentifikasi titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi penangkapan ikan secara ilegal dan merusak tanpa harus melakukan patroli manual yang memakan waktu dan sumber daya.

“Dengan teknologi berbasis informasi, kami bisa mengetahui di mana titik-titik yang menjadi lokasi aktivitas terlarang. Ini adalah salah satu upaya dalam tata kelola kelautan dan perikanan melalui teknologi,” ujar Irhan, dikutip dari ANTARANews.

Irhan mengakui bahwa pengawasan wilayah laut Kaltim yang sangat luas tidak bisa hanya diandalkan pada DKP. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai instansi lain, seperti Pol Airud, TNI AL, dan Badan Keamanan Laut menjadi kunci.

Baca Juga :   OIKN Adakan Rangkaian HUT ke-80 RI Selama 3 Hari

Menurutnya, DKP Kaltim memiliki kewenangan penindakan hingga 12 mil laut, namun mereka juga menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat untuk bisa bertindak bersama di wilayah perairan yang lebih luas.

“Penegakan hukum disesuaikan dengan kewenangan masing-masing, tapi kami bisa melakukan penindakan secara bersama-sama,” katanya lagi.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen DKP Kaltim dalam menegakkan tindakan ilegal tanpa pandang bulu dan tidak memberi toleransi terhadap praktik-praktik yang merusak ekosistem laut.

Kasus yang belakangan terjadi pada tahun 2025, yaitu dua pelaku pengeboman ikan di kawasan konservasi perairan Berau berhasil diproses dengan hukuman satu tahun enam bulan kurungan badan.

Sebagai bagian dari strategi ini, DKP Kaltim juga fokus pada perluasan kawasan konservasi laut. Hingga 2026, mereka menargetkan total 330.000 hektare wilayah konservasi. Saat ini, beberapa area telah ditetapkan, di antaranya di Berau (258.000 ha), Bontang (3.500 ha), dan Kutai Kartanegara (3.900 ha). Sementara itu, kawasan konservasi di Kabupaten Paser seluas 35.000 hektare masih dalam tahap proses penetapan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OIKN Perkenalkan Budaya Lokal kepada Masyarakat
SUSTAIN: Kaltim Pusat Ekspor Batu Bara Indonesia
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan
KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU
TERCATAT Ada 56.904 Penumpang Mudik Lebaran Tahun 2026, Telah Diantisipasi Pelindo Sub Regional Kalimantan
SEKOLAH TERINTEGRASI Presiden Prabowo Dibangun di Kabupaten Penajam
DAFTAR Tarif Jalan Tol di Kalimantan, Cek Sebelum Mudik Lebaran

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca