SuarIndonesia – Kunjungan studi komparasi Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ke DPRD Provinsi Bali tidak hanya membahas kemitraan media, tetapi juga menjadi sarana mendalami pelestarian budaya lokal. Dalam pertemuanberlangsung Kamis (21/5/2026).
Regulasi mengenai kewajiban penggunaan pakaian adat dan sastra daerah di lingkungan pemerintahan Bali menjadi sorotan utama.
Kabag Humas Setwan DPRD Provinsi Bali, Kadek Suwatyana, menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali memiliki komitmen kuat dalam menjaga identitas budaya melalui regulasi resmi.
Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub), seluruh instansi pemerintah dan kedewanan di Bali diwajibkan untuk mengenakan pakaian adat khas Bali pada hari-hari tertentu.
”Di Provinsi Bali, kami diwajibkan memakai pakaian adat setiap hari Kamis, serta pada saat hari jadi Provinsi Bali. Langkah ini diambil demi menjaga dan melestarikan identitas adat Bali secara konsisten,” ujar Kadek Suwatyana saat menerima rombongan Kalsel.
Tidak hanya urusan busana, Kadek menambahkan bahwa Pergub tersebut juga mengatur ketat penggunaan bahasa dan sastra daerah.
Setiap instansi pemerintah di Bali diwajibkan menulis papan nama dan dokumen tertentu menggunakan aksara serta sastra Bali agar tidak tergerus zaman.
Selain pelestarian budaya, pihak Bali juga memaparkan solusi penanganan sampah dan strategi mengatasi kemacetan.
Menanggapi hal tersebut, pimpinan rombongan Setwan DPRD Kalsel, Kabag Keuangan Riduansyah, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah konkret DPRD Bali dalam merawat kearifan lokal.
Menurutnya, studi komparasi ini memberikan wawasan berharga, baik dalam hal manajemen kehumasan maupun implementasi kebijakan berbasis budaya.
”Kami datang ke Provinsi Bali untuk menimba ilmu dan meningkatkan kinerja kehumasan, terutama dalam menjalin kerja sama dengan awak media.
Bali dipilih karena sangat baik dalam membina hubungan dengan wartawan yang terseleksi,” kata Riduansyah yang didampingi Kasubag Persidangan Ady Radam Prasatya.
Riduansyah juga menegaskan pentingnya peran pressroom DPRD Kalsel dalam menyebarluaskan agenda penting kedewanan, termasuk kegiatan reses dan sosialisasi peraturan daerah (perda).
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan pertukaran cendera mata sebagai simbol sinergi antar-provinsi. (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















