KABUT ASAP Palangka Raya Paksa Sekolah Kembali PJJ

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 20:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabut asap kembali kepung kota Palangka Raya. (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kabut asap kembali kepung kota Palangka Raya. (Foto: Antara/Auliya Rahman)

SuarIndonesia — Kabut asap akibat masih maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) memaksa sekolah di daerah setempat Kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada 17-19 September 2026.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Aprae Vico Ranan di Palangka Raya, Rabu (16/9/2026), mengatakan kebijakan tersebut diambil setelah hasil pemantauan kualitas udara pada 14, 15, dan 16 September 2026 masih menunjukkan kondisi yang berbahaya bagi kesehatan peserta didik.

“Perpanjangan PJJ ini dilakukan dengan mempertimbangkan hasil pemantauan kualitas udara pada 14, 15, dan 16 September 2026 yang masih berada pada kategori berbahaya, sehingga pembelajaran dari rumah menjadi langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan peserta didik,” katanya.

Ia mengatakan, selama PJJ satuan pendidikan tetap memiliki tanggung jawab memastikan proses belajar mengajar berlangsung sesuai jadwal dan materi pembelajaran yang telah disiapkan.

Menurut Vico, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Nomor 100.3.4.4/3952/Disdik.Umpeg/IX/2026, tanggal 9 September 2026.

“PJJ bukan berarti aktivitas pembelajaran berhenti. Guru tetap memberikan pembelajaran dan tugas kepada peserta didik melalui metode yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah,” ujar Vico Ranan dikutip SuarIndonesia dari Antara, Rabu (16/9/2026).

Orang nomor dua di Disdik Kota Palangka Raya itu menambahkan, Disdik terus memantau perkembangan kualitas udara untuk menentukan langkah pembelajaran selanjutnya. Penyesuaian pembelajaran akan dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan peserta didik.

Baca Juga :   API Karhutla Diburu Pakai X-Fire

“Kami meminta kepada orang tua selalu mendampingi anak selama mengikuti PJJ serta memastikan kegiatan belajar dari rumah tetap berjalan secara optimal,” kata Vico Ranan​​​​​​.

Sementara itu, Andi, orang tua murid siswa SD di kota setempat menyambut baik kebijakan perpanjangan pembelajaran jarak jauh tersebut. Ibu dua anak ini menilai kebijakan PJJ membantu melindungi anak dari paparan asap yang berisiko mengganggu kesehatan, terutama pernapasan.

Meski demikian, PJJ masih menghadapi kendala, seperti jaringan internet dan keterbatasan perangkat. Namun, orang tua menilai kendala tersebut masih dapat diatasi dibandingkan risiko anak terpapar kabut asap saat beraktivitas di luar rumah.

PJJ juga membuat anak tidak leluasa bermain dan berinteraksi bersama teman-temannya. Kondisi itu dapat memicu kejenuhan karena anak lebih banyak beraktivitas di rumah.

“Saya berharap karhutla dan kabut asap segera berakhir sehingga kegiatan belajar dapat kembali normal. Anak-anak pun diharapkan bisa kembali belajar di sekolah, bermain, dan berinteraksi dengan teman dalam kondisi yang aman dan nyaman,” katanya. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKIBAT Karhutla, ISPU Kapuas Tembus 722
PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring
KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September
799.440 Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan
API Karhutla Diburu Pakai X-Fire
TRAGEDI Kapal Virgo Transport 8: 2 Warga Asal Sampit Masih Hilang
KARHUTLA Kobar: Ada Satu Tersangka dan 8 Diperiksa
ASAP Karhutla Selubungi Jalur Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Senin, 14 September 2026 - 21:22

50 PERUSAHAAN Terkait Karhutla Disegel di 8 Provinsi, 4 di Kaltim

Minggu, 13 September 2026 - 21:14

KPP BALIKPAPAN Kirim Tim Perkuat Operasi Pencarian Kapal Virgo Transport 8

Senin, 7 September 2026 - 23:17

OIKN: Diduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran di Bukit Tengkorak

Jumat, 4 September 2026 - 20:23

11 ORANG UTAN Dipantau Pasca-Evakuasi Akibat Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 20:01

KEMENHAM Dorong Penanganan Karhutla Berkeadilan bagi Warga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:55

KARHUTLA Kubar Meluas, 415,51 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar

Berita Terbaru

Kabut asap di Kapuas, Kalimantan Tengah mengakibatkan berkurangnya jarak pandang. (Foto: Istimewa)

Kalteng

AKIBAT Karhutla, ISPU Kapuas Tembus 722

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:17

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca