SuarIndonesia Update Operasi SAR Kapal Virgo Transport 8, Minggu (13/9/2026) pukul 17.00 Wita ada 107 penumpang selamat, dan 130 masih dalam pencarian.
Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandy memantau langsung update evakuasi penumpang Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalsel.
Adapun titik koordinat Kapal Virgo hilang koordinat berada di 4°31’51.82″S 114° 2’6.88″E Heading 203.94°, atau jarak tempuh sekitar 80 nautical mile, sekitar 5 jam perjalanan dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.
Dalam perkembangan terbaru, tim SAR gabungan kembali menemukan dan mengevakuasi empat penumpang.
Dengan tambahan tersebut, total 107 orang telah berhasil dievakuasi dari kapal yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa.
Dudy menjelaskan, operasi pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan menyisir kawasan di sekitar titik terakhir Kapal Virgo Transport 8 diketahui berada.
Kapal Virgo Transport 8 diketahui tengah dalam pelayaran dengan rute Surabaya-Banjarmasin. Dalam perjalanan, kapal dilaporkan menghadapi kondisi cuaca buruk sekitar pukul 01.00 WIB.
Laporan mengenai kondisi kapal kemudian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin setelah General Manager Virgo Transport 8 menyampaikan informasi kejadian sekitar pukul 04.10 WIB.
Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin bergerak cepat dengan mengerahkan tim menuju Dermaga SAR Basirih sekitar pukul 04.30 WIB.
Tim kemudian disiapkan untuk menuju lokasi terakhir kapal menggunakan KN SAR Laksmana 241. Perjalanan menuju titik tersebut diperkirakan memerlukan waktu sekitar lima jam.
Di sisi lain, Basarnas Command Center (BCC) turut memperkuat operasi dengan menyebarkan broadcast radio ke berbagai saluran komunikasi di kawasan sekitar.
Peta prediksi digital juga dikirimkan sebagai salah satu dasar bagi tim dalam menentukan pola pencarian.
Kantor SAR Banjarmasin selanjutnya mengerahkan enam personel menuju Dermaga SAR Basirih untuk mendukung operasi pencarian di sekitar perkiraan posisi terakhir kapal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana menegaskan, seluruh sumber daya yang dimiliki terus dioptimalkan dalam operasi tersebut.
Menurutnya, jumlah penumpang dan awak kapal yang cukup besar membuat keselamatan seluruh korban menjadi prioritas utama tim SAR.
“Kami mengoptimalkan pengerahan personel dan sarana pencarian karena kapal tersebut membawa penumpang dan awak dalam jumlah besar yang keselamatannya menjadi prioritas operasi SAR,” kata I Putu Sudayana.
Hingga Minggu sore, operasi pencarian masih berlangsung. Tim SAR gabungan terus berupaya memperluas penyisiran untuk menemukan para penumpang yang masih belum diketahui keberadaannya. (YI/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















