JIKA Perang Terjadi, Kim Jong Un Minta Militer Korut Musnahkan Korsel-AS

- Penulis

Senin, 1 Januari 2024 - 21:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kim Jong Un, Pemimpin Korea Utara menyampaikan pidato pada rapat pleno akhir tahun Partai Pekerja yang berkuasa pada 26-30 Desember 2023 di Pyongyang, Korea Utara. [Korean Central News Agency/Korea News Service via AP]

Kim Jong Un, Pemimpin Korea Utara menyampaikan pidato pada rapat pleno akhir tahun Partai Pekerja yang berkuasa pada 26-30 Desember 2023 di Pyongyang, Korea Utara. [Korean Central News Agency/Korea News Service via AP]

SuarIndonesia – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengatakan kepada para perwira tinggi militernya untuk menggunakan kekuatan maksimum terhadap Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) jika negara-negara itu memulai konfrontasi militer. Dia meminta militernya tak ragu memusnahkan musuh-musuh Korut.

Dikutip detikNews dari AFP, Senin (1/1/2024), pada pertemuan dengan para komandan utama Korea Utara di Pyongyang pada Malam Tahun Baru 2024, Kim mengatakan militernya harus ‘memusnahkan’ musuh jika terprovokasi.

“Jika musuh memilih melakukan konfrontasi militer dan provokasi terhadap DPRK, tentara kita harus memberikan pukulan mematikan untuk memusnahkan mereka sepenuhnya dengan memobilisasi semua cara dan potensi terberat tanpa ragu-ragu,” kata Kim seperti dilaporkan media pemerintah Korut, KCNA.

Komentar Kim itu mencerminkan ancaman yang disampaikannya pada pertemuan partai akhir tahun mengenai serangan nuklir terhadap Seoul dan perintah untuk menambah persenjataan militer guna mempersiapkan perang yang menurutnya bisa ‘pecah kapan saja’ di semenanjung Korea. Dalam pertemuan penetapan agenda kebijakan tahun 2024, Kim juga menuduh AS menimbulkan ‘berbagai bentuk ancaman militer’ terhadap Korut.

Dia juga meminta angkatan bersenjata untuk ‘menekan seluruh wilayah Korea Selatan dengan memobilisasi segala cara fisik, termasuk kekuatan nuklir’ jika terjadi ‘peristiwa besar’. Kim mengatakan dia tidak akan lagi mengupayakan rekonsiliasi dan reunifikasi dengan Korea Selatan dengan alasan ‘krisis yang tidak dapat dikendalikan’ yang menurutnya dipicu oleh Seoul dan Washington.

Baca Juga :   CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol pada hari Senin berjanji untuk mencegah provokasi militer Pyongyang melalui sistem pencegahan bersama yang diperluas dengan Washington pada paruh pertama tahun 2024. Yoon mengatakan sistem pencegahan ini ‘secara fundamental akan mencegah ancaman nuklir dan rudal Korea Utara’.

Pada tahun 2023, Pyongyang berhasil meluncurkan satelit pengintai, mengabadikan statusnya sebagai negara tenaga nuklir dalam konstitusinya, dan melakukan uji coba rudal balistik antarbenua canggih yang ada di gudang senjatanya.

Pyongyang mendeklarasikan dirinya sebagai negara dengan kekuatan nuklir yang ‘tidak dapat diubah’ pada tahun 2022 dan berulang kali menyatakan bahwa pihaknya tidak akan pernah menghentikan program senjata nuklirnya.

Dewan Keamanan PBB telah mengadopsi banyak resolusi yang menyerukan Korea Utara untuk menghentikan program nuklir dan rudal balistiknya sejak Pyongyang pertama kali melakukan uji coba nuklir pada tahun 2006. Korsel dan AS pun telah menggelar latihan militer besar usai Korut berkali-kali menguji rudal Balistik sepanjang tahun 2023. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca