JALANKAN Instruksi Presiden Wujudkan Kedaulatan Pangan

- Penulis

Rabu, 23 April 2025 - 21:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimatan Tengah Agustiar Sabran mengikuti Gerakan Tanam Padi secara serentak di 14 provinsi sentra utama padi melalui konferensi video dengan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dari Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (23/4/2025). (Foto: ANTARA/HO-Diskominfosantik Kalteng)

Gubernur Kalimatan Tengah Agustiar Sabran mengikuti Gerakan Tanam Padi secara serentak di 14 provinsi sentra utama padi melalui konferensi video dengan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dari Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (23/4/2025). (Foto: ANTARA/HO-Diskominfosantik Kalteng)

SuarIndonesia — Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran memastikan pihaknya terus bekerja dan bergerak melaksanakan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kedaulatan pangan secara nasional.

Hal itu Agustiar sampaikan saat mengikuti Gerakan Tanam Padi secara serentak di 14 provinsi sentra utama padi melalui konferensi video dengan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dari Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (23/4/2025).

“Secara nasional, kita ditargetkan menanam 45.000 hektare, dan hari ini kita sudah mencapai 23.000 hektare,” jelasnya.

Dia mengharapkan pencapaian ini tidak hanya menjadi angka di atas kertas, tetapi menjadi inspirasi dan semangat bagi seluruh masyarakat untuk terus bergerak bersama dalam membangun kedaulatan pangan Indonesia.

“Jangan pernah malu menjadi petani. Di tengah era modern ini, bertani dan berkebun bukanlah pekerjaan yang tertinggal oleh zaman, melainkan profesi yang strategis, mulia, dan sangat menentukan masa depan bangsa,” tutur Agustiar dilansir dari AntaraNewsKalteng.

Oleh karena itu, Agustiar pun mengajak semua pihak untuk berbangga menjadi bagian dari gerakan pangan nasional, termasuk dengan dilibatkan Kalimantan Tengah sebagai salah satu provinsi sentra utama padi secara nasional.

Baca Juga :   PERFILMAN Efektif Ddukasi Anak Usia Dini

Sementara itu, berdasarkan perkiraan angka sementara produksi padi periode Januari – Mei 2025 mengacu dari survei Kerangka Area Sampel Badan Pusat Statistik (KSA-BPS) Kalimantan Tengah, diperkirakan produksi padi mencapai 130.305 ton gabah kering giling (GKG).

Adapun harga GKG saat ini di kisaran Rp6.500 per kilogram, maka total nilai produksi padi untuk periode tersebut mencapai Rp846 miliar lebih. Apabila dikonversi ke beras, maka menghasilkan 77.401 ton dengan nilai sebesar Rp967 miliar lebih.

Ini merupakan angka yang sangat signifikan dan menunjukkan potensi besar sektor pertanian padi di Kalimantan Tengah, yang dapat memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.

Selain itu, Indeks Tanam (IP) di Kalimantan Tengah tercatat sebesar 1,32, dengan total luas baku sawah (LBS) seluas 100.963 ha.

Angka ini menggambarkan tingkat produktivitas terus meningkat dan memperlihatkan potensi besar dapat terus dikembangkan dengan dukungan teknologi, kebijakan yang tepat, serta kerja keras dari semua pihak. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi
DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI
LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA
PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin
SUNGAI KAPUAS MURUNG: Pria Diduga Tenggelam Ditemukan Mengapung
GUBERNUR AGUSTIAR: DAD Agar Proaktif dan Deteksi Dini Cegah Konflik

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca