JAGA STATUS BANDARA, Pemprov Kalsel Diminta Gandeng Travel Umrah

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Muhammad Rosehan Noor Bahri,

H. Muhammad Rosehan Noor Bahri,

SuarIndonesia – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan, H. Muhammad Rosehan Noor Bahri, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel untuk segera turun tangan bekerja sama dengan Angkasa Pura dalam menata biro perjalanan umrah.

Langkah ini dinilai krusial sebagai strategi cepat untuk menjaga stabilitas penumpang dan menyelamatkan status internasional Bandara Syamsudin Noor.

Rosehan mengungkapkan kekhawatirannya menyusul temuan bahwa rute penerbangan ke Kuala Lumpur, yang menjadi penopang utama status internasional bandara, mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan jumlah penumpang.

“Saat ini, tingkat keterisian rute Kuala Lumpur memang masih di angka 70 persen, namun mayoritasnya adalah jemaah umrah yang hanya transit. Jika ketergantungan ini tidak dijaga dan dikelola dengan baik.

Bukan tidak mungkin penerbangan internasional kita akan pupus dan status bandara kembali hilang,” tegas Rosehan, Selasa (9/12/2025).

Menurut Rosehan, solusi yang paling efektif dan cepat adalah mengkoordinasikan travel-travel umrah di bawah pengawasan pemerintah daerah.

“Apabila travel umrah ditata dan diatur secara terkoordinasi antara Pemprov dan Angkasa Pura, kita bisa menjamin jumlah penumpang yang stabil.

Baca Juga :   PULIHKAN KESADARAN HUKUM, Polda Kalsel Gandeng BAPAS Kelas I Banjarmasin

Jalur internasional akan terus hidup, dan yang terpenting, jamaah umrah kita juga akan merasakan kenyamanan dan efisiensi yang lebih besar,” jelasnya.

Ia menambahkan, penerbangan langsung yang difasilitasi ini tidak hanya menguntungkan bandara, tetapi juga jemaah. Manfaatnya termasuk biaya yang lebih hemat dan waktu perjalanan yang lebih singkat.

Mengingat Kalsel pernah kehilangan status internasional sebelumnya, Rosehan berharap Pemprov segera mengambil langkah nyata dan proaktif.

“Kita tidak boleh kecolongan lagi hanya karena kurang antisipasi. Koordinasi penataan travel umrah adalah kunci untuk memastikan Bandara Syamsudin Noor tetap menjadi gerbang internasional bagi Kalimantan Selatan,” tutupnya. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MULAI 15 Oktober 8.000 KDKMP Dipantau
JELANG WAJIB HALAL, BPJPH Sediakan Gratis Sertifikasi Halal UMKM
OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka
KASUS BERDARAH Tewaskan Seorang Nelayan di Tembus Mantuil Terungkap, Tiga Pelaku Diringkus dan Ini Motifnya
GEGER TONGKAT BELATI di Kantor DPRD Kalsel, Seorang Pria Diperiksa Polisi
UNGKAP PENELANTARAN BAYI, Ayah dan Ibu Kandung Berstatus Pacaran Diamankan
PRESTASI GEMILANG Diraih Putri Nida Ulhusna, Atlet Multi Talenta Memborong 12 Medali Kejurprov Renang Kalsel 2026
MENAKAR KEADILAN Ekonomi, Menembus Tembok Monopoli Rantai Pasok PKP2B dan Perusahaan Besar Pertambangan di Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:10

TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:35

OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12

GEGER TONGKAT BELATI di Kantor DPRD Kalsel, Seorang Pria Diperiksa Polisi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:00

UNGKAP PENELANTARAN BAYI, Ayah dan Ibu Kandung Berstatus Pacaran Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:24

PRESTASI GEMILANG Diraih Putri Nida Ulhusna, Atlet Multi Talenta Memborong 12 Medali Kejurprov Renang Kalsel 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:54

MENAKAR KEADILAN Ekonomi, Menembus Tembok Monopoli Rantai Pasok PKP2B dan Perusahaan Besar Pertambangan di Kalsel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:02

DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas)(tengah) memberikan keterangan seusai memimpin rapat koordinasi terbatas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jakarta, Rabu (14/10/2026). (Foto: Antara/Aria Ananda)

Bisnis

MULAI 15 Oktober 8.000 KDKMP Dipantau

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:01

Tahanan KPK dalam kasus operasi tangkap tangan di lingkungan BNPB keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Headline

OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca