Iwan Fals Nilai Keren, Jika Pindah Ibu Kota Tanpa Rusak Hutan

- Penulis

Sabtu, 11 Mei 2019 - 15:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Penyanyi legendaris Indonesia Iwan Fals menanggapi wacana pemerintah terkait pemindahan ibu kota ke luar Pulau Jawa. Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, Iwan Fals mengatakan pemerintah dianggap ‘keren’ jika pemindahan ibu kota negara dilaksanakan tanpa merusak hutan.

“Pindah Ibu Kota tapi gak ngerusak hutan, itu baru kereeennn…,” kata dia.

Di cuitan selanjutnya, musisi lawas ini menyarankan kepada pemerintah untuk memilih kota yang bebas dari banjir, gempa dan bencana alam lainnya. Lalu ia juga mendorong pemerintah untuk menata infrastruktur sesuai dengan kebutuhan.

Tak hanya itu, Iwan Fals juga mengusulkan nama ‘Ibu Kota’ diganti menjadi ‘Ibu Baru’.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pemindahan ibu kota ke luar Pulau Jawa bukanlah sekedar wacana semata. Saat ini, Pulau Kalimantan kerap disebut untuk jadi wilayah yang bakal jadi ibu kota baru.

Jokowi sempat menyebut ada tiga daerah yang jadi kandidat ibu kota pengganti Jakarta. Selain itu, ia tengah melakukan kajian dan pertimbangan yang mendalam terhadap tiga ibu kota tersebut.

Baca Juga :   DIPANGGIL Gubernur Muhidin Jajaran PLN Daerah dan Pusat

Hal yang menjadi perhatian pemerintah saat ini ialah dari sisi daya lingkungan kota, kebencanaan dan pengembangan kota ke depan.

Dari sisi daya lingkungan, Jokowi menekankan ibu kota baru harus memiliki ketersediaan air hingga energi yang cukup. Lalu dari sisi bencana, ibu kota baru nanti diharapkan minim risiko, seperti banjir, gempa bumi, dan lainnya.

Sementara dari sisi pengembangan kota, diharapkan pembangunan ibu kota baru bisa dilakukan dengan cepat karena memiliki infrastruktur dasar dan bantuan dari kota pendukung di sekitarnya.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18