ISMAIL HANIYEH: Gaza tanpa Hamas Hanyalah Khayalan!

- Penulis

Jumat, 15 Desember 2023 - 00:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh. (REUTERS/Aziz Taher/File Photo Acquire Licensing Rights)

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh. (REUTERS/Aziz Taher/File Photo Acquire Licensing Rights)

SuarIndonesia — Pemimpin kelompok Hamas, Ismail Haniyeh, menyebut rencana apa pun untuk masa depan Jalur Gaza, usai perang berakhir, yang tidak melibatkan kelompoknya hanya akan menjadi ‘khayalan’.

“Setiap pengaturan di Gaza atau perjuangan Palestina tanpa Hamas atau faksi perlawanan adalah sebuah khayalan,” ucap Haniyeh dalam pidato terbaru yang disiarkan televisi terkait Hamas, seperti dilansir AFP dan Al Arabiya, Kamis (14/12/2023).

Komentar Haniyeh ini disampaikan sehari setelah Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa Jalur Gaza tidak akan pernah dikuasai oleh Hamas atau pun Fatah setelah perang berakhir nantinya.

Diketahui bahwa Fatah merupakan faksi yang menguasai Otoritas Palestina yang dipimpin Presiden Mahmoud Abbas di Tepi Barat.

Netanyahu, dalam pernyataannya, juga menegaskan dirinya tidak akan membiarkan “masuknya orang-orang yang mendidik untuk terorisme, mendukung terorisme dan mendanai terorisme” ke Jalur Gaza nantinya.

Namun Haniyeh, dalam pidatonya, mengatakan dirinya masih terbuka untuk melakukan perundingan guna mengakhiri serangan Israel terhadap Jalur Gaza.

“Juga menertibkan rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza,” sebutnya, kutip SuarIndonesia dari detikNews.

Ditegaskan oleh Haniyeh bahwa Hamas siap untuk melakukan pembicaraan yang bisa mengarah pada “jalur politik yang menjamin hak rakyat Palestina atas negara mereka yang merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya”.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Lebih lanjut, Haniyeh yang tinggal dalam pengasingan di Qatar ini menyatakan dirinya menyambut baik upaya-upaya yang dilakukan Arab Saudi dan komite para menteri Arab-Islam untuk menghentikan perang yang terus berkecamuk di Jalur Gaza.

Dia juga menyerukan agar negara-negara Arab mengerahkan semua opsi demi menghentikan perang. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca