Suarindonesia – Iklim investasi di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tumbuh cukup menggembirakan. Pada 2018 silam, total investasi di Kalsel berjumlah Rp11, 7 triliun.
Angka ini jauh melebihi target yang dipatok Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel sebesar Rp9, 2 triliun. “Jika dikalkulasi investasi yang masuk 127 persen,” jelas Kepala DPMPTSP Kalsel, Nafarin, Rabu (6/3).
Dikatakan Nafarin, jika dibandingkan dengan jumlah investasi 2017 meningkat cukup drastis. Pada 2017 lalu investasi hanya sebesar Rp6,2 triliun dari target Rp8,1 triliun. “Peningkatannya luar biasa,” bebernya.
Ia mengatakan, dari jumlah investasi 2018 didominasi penanam modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp9, 9 triliun, sedangkan penanaman modal asing (PMA) USD129,15 juta atau dirupiahkan Rp1, 7 triliun.
“Untuk PMDN terbesar dari sektor pertambangan Rp4, 9 triliun, sedangkan PMA investasi terbesar dari sektor listrik, gas, dan air USD67,508 juta,” urainya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















