INVESTASI di IKN Capai Rp 72 T dari 57 Perusahaan

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga mengunjungi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara (IKN). (Antara Foto)

Sejumlah warga mengunjungi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara (IKN). (Antara Foto)

SuarIndonesia — Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus berlanjut. Otorita IKN menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan tiga investor baru.

Dikutip detikKalimantan dari detikFinance, tiga investor yang menandatangani PKS tersebut yakni PT Panca Karya Sentosa, PT Maxi Nusantara Raya, serta PT Borneo Berkah Abadi. Kerja sama mencakup pembangunan fasilitas komersial dan layanan publik mulai dari pusat perbelanjaan, kawasan kuliner, hingga fasilitas olahraga yang tersebar di wilayah pengembangan 1A dan 1C.

“Seluruh proyek ini dirancang untuk mendukung kebutuhan sehari-hari penghuni kawasan, termasuk aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat yang berada di Kawasan Nusantara,” kata Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Rabu (25/2/2026).

Ia mencatat perkembangan investasi di Nusantara terus menunjukkan tren positif. Sampai awal 2026, tercatat 57 perusahaan telah berkomitmen berinvestasi dengan nilai mencapai sekitar Rp 72 triliun.

“Saat ini, sampai dengan awal 2026 sudah ada komitmen dari 57 perusahaan dengan total investasi swasta murni sebesar Rp 72 triliun. Pembangunan IKN ini juga semakin meningkat dari aspek kepercayaan masyarakatnya termasuk dalam bidang usaha, apalagi dengan adanya Perpres No.79 serta kehadiran Bapak Presiden dan Wakil Presiden,” tutur Basuki.

Baca Juga :   RAMADAN 1447 H: Ketersediaan Daging Aman dan Harga Stabil di Kalsel

Pembangunan fasilitas komersial, sosial, serta pendukung lainnya diklaim akan terus didorong guna mendukung tumbuhnya ekosistem kawasan perkotaan. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan berbagai aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat daya tarik Ibu Kota Nusantara sebagai pusat peradaban baru di Indonesia.

Otorita IKN memastikan kemudahan dalam proses perizinan dan pendampingan bagi investor sehingga pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih cepat dan tepat. Komitmen kuat juga ditunjukkan para pelaku usaha yang terlibat.

Salah satu investor dari PT Maxi Nusantara Raya, Suni Yuwono Kusbandi menyampaikan kehadirannya di IKN tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berperan sebagai kontributor dalam pembangunan kawasan Nusantara.

“Kami diberi kesempatan untuk berinvestasi di sektor 1A dan memang lokasinya juga bagus. Kami berkomitmen bahwa ini IKN, kita harus jadi. Maka saya sudah tidak menghitung cuan lagi. Untung rugi nomor sekian, kita harus bikin ekosistemnya,” ujarnya. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS ANDRIE YUNUS: 4 Anggota TNI Hadapi Sidang Tuntutan
PRESIDEN PRABOWO: Laporkan Tindakan Aparat yang tak Sesuai Ketentuan
ANGGARAN MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun pada 2026
PASAR RAKYAT Banjarmasin Dimodernisasi
AKP DEKY Diperiksa dan Resmi Dipecat! Diduga Jadi Beking-Terima Dana dari Jaringan Narkoba
KPK Periksa Muhadjir Effendy Terkait Kuota Haji Tambahan pada 2022
KELANGKAAN Solar Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar
FBIM 2026: Dongkrak Ekonomi Palangka Raya

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 22:17

KELANGKAAN Solar Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:48

SATGAS Perbatasan Gagalkan Penyelundupan 2.253 Butir Telur Penyu

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:26

KORBAN DEEPFAKE Vulgar Merasa Trauma dan Kehilangan Rasa Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:22

KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar

Minggu, 26 April 2026 - 22:16

BKSDA-YIARI Translokasikan Orang Utan

Minggu, 26 April 2026 - 22:08

KARANTINA KALBAR Cegah Perdagangan Satwa Liar di Perbatasan

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:02

DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca