FBIM 2026: Dongkrak Ekonomi Palangka Raya

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 22:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta berdiri di atas mobil hias saat karnaval Festival Budaya Isen Mulang di Jalan Imam Bonjol, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (17/5/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Peserta berdiri di atas mobil hias saat karnaval Festival Budaya Isen Mulang di Jalan Imam Bonjol, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (17/5/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

SuarIndonesia — Wali Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Fairid Naparin optimistis penyelenggaraan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 yang dilaksanakan Pemprov Kalteng mampu memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi wilayahnya selaku tuan rumah kegiatan tersebut.

“Festival budaya bukan hanya menjaga warisan budaya tetap hidup, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” kata Fairid Naparin di Palangka Raya, Senin (18/5/2026).

Ia mengatakan pelaksanaan festival budaya dapat mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata, usaha mikro kecil menengah (UMKM), perhotelan, transportasi hingga ekonomi kreatif lokal. Menurut dia, meningkatnya kunjungan wisatawan selama pelaksanaan acara turut berdampak pada naiknya transaksi perdagangan dan konsumsi masyarakat.

Wali Kota Palangka Raya dua periode ini juga menilai penyelenggaraan festival budaya di daerah memiliki dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama ketika acara mampu menarik kunjungan wisatawan dari luar daerah.

Fairid menjelaskan Festival Budaya Isen Mulang juga menjadi sarana efektif dalam mempromosikan identitas dan potensi daerah kepada masyarakat luas. Berbagai produk lokal seperti kerajinan, kuliner tradisional hingga karya seni daerah dapat diperkenalkan kepada wisatawan melalui kegiatan tersebut.

“Pengemasan festival secara profesional serta didukung promosi digital yang kuat akan meningkatkan daya tarik wisata daerah,” kata Fairid, melansir dari AntaraKalteng.

Secara ekonomi, festival budaya dinilai memiliki efek berantai terhadap pertumbuhan sektor usaha masyarakat. Sejumlah penelitian menunjukkan kegiatan budaya mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat pemasaran produk UMKM dan ekonomi kreatif daerah. Selain berdampak langsung terhadap pelaku usaha kecil, kegiatan tersebut juga mendorong tumbuhnya investasi sektor pariwisata dan kebutuhan infrastruktur pendukung.

Baca Juga :   BANK KALSEL Buka Kantor Kas di MPP Tanah Bumbu, Perluas Akses Layanan Masyarakat

Menurut Fairid, keberhasilan festival budaya tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, namun juga besarnya manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat sekitar. Karena itu, pemerintah daerah perlu memastikan pelaksanaan festival tetap melibatkan pelaku budaya, komunitas lokal dan masyarakat adat agar nilai budaya yang ditampilkan tetap terjaga.

Ia menambahkan festival budaya juga memiliki peran penting dalam memperkuat identitas daerah dan menjaga kelestarian budaya lokal di tengah perkembangan modernisasi. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, festival budaya diyakini dapat menjadi salah satu instrumen strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berbasis pariwisata dan budaya.

Rangkaian FBIM 2026 dilaksanakan mulai 17 sampai 23 Mei 2026 dengan memanfaatkan lokasi-lokasi strategis yang mudah dijangkau masyarakat, yaitu di GOR Indoor Serbaguna, Bundaran Besar, area Bawah Jembatan Kahayan, Area Stadion Tuah Pahoe, hingga halaman kantor Disbudpar Kalteng. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KELANGKAAN Solar Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar
116 TON Biomassa asal Australia Disertifikasi Karantina Kalsel
BULBOPHYLLUM THIURUM Anggrek Baru Kalimantan
FBIM 2026 Sarana Pelestarian dan Panggung Atraksi Kebudayaan
PANEN SERENTAK 100 Ton Jagung, Polda Kalsel juga “Groundbreaking” 10 Gudang Ketapang dan “Launching” 166 SPPG Polri
BUKIT BATU Kasongan, ‘Stonehenge’ Kalteng Bernuansa Magis
SATU CJH Embarkasi Banjarmasin Wafat di Tanah Suci
PENIMBUN BBM Bersubsidi Dibongkar Polres Barut

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:28

BANJIR Rendam Ribuan Rumah Warga di HST

Senin, 18 Mei 2026 - 22:17

KELANGKAAN Solar Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar

Senin, 18 Mei 2026 - 22:09

FBIM 2026: Dongkrak Ekonomi Palangka Raya

Senin, 18 Mei 2026 - 21:42

MBAH KASRUN, Jemaah Calon Haji Tertua Kalsel

Senin, 18 Mei 2026 - 21:27

POLISI Amankan Pria Diduga Pelaku Pungli, Ternyata ODGJ

Senin, 18 Mei 2026 - 15:06

MEMBENTUK Mental Baja Ratusan Pasukan Elite Sat Brimob, Begini Penekanan Kapolda Kalsel

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:58

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Ribuan Liter Biosolar Subsidi di Sungai Barito

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:18

REFLEKSI HISTORIS ke-77 Proklamasi Pemerintah Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan

Berita Terbaru

Petugas BPBD dan Damkar HST saat melakukan pemantauan debit air di Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Senin (18/5/2026). (Foto: BPBD dan Damkar HST)

HST

BANJIR Rendam Ribuan Rumah Warga di HST

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:28

Peserta berdiri di atas mobil hias saat karnaval Festival Budaya Isen Mulang di Jalan Imam Bonjol, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (17/5/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Bisnis

FBIM 2026: Dongkrak Ekonomi Palangka Raya

Senin, 18 Mei 2026 - 22:09

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca