HOUTHI Rekrut Puluhan Ribu Pejuang di Yaman

- Penulis

Jumat, 29 Desember 2023 - 01:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejuang yang baru direkrut yang bergabung dengan pasukan militer Houthi yang dimaksudkan untuk dikirim berperang mendukung Palestina di Jalur Gaza, berbaris selama parade di Sanaa, Yaman, Sabtu (2/12/2023) lalu. [REUTERS/Khaled Abdullah/File Photo Acquire Licensing Rights]

Pejuang yang baru direkrut yang bergabung dengan pasukan militer Houthi yang dimaksudkan untuk dikirim berperang mendukung Palestina di Jalur Gaza, berbaris selama parade di Sanaa, Yaman, Sabtu (2/12/2023) lalu. [REUTERS/Khaled Abdullah/File Photo Acquire Licensing Rights]

SuarIndonesia — Milisi Houthi diduga telah merekrut puluhan ribu anggota baru di Yaman, untuk melawan agresi Israel atas warga Palestina di Gaza.

Dilansir Arab News, Houthi disebut telah mendorong orang-orang di wilayah padat penduduk di bawah kendali mereka, untuk ikut pelatihan militer sebagai bagian dari upaya membantu warga Palestina yang jadi korban agresi sejak dua bulan terakhir.

Pada Minggu (24/12/2023) kemarin, Houthi menggelar parade militer untuk 20 ribu rekrutan yang telah lulus dari pelatihan militer singkat di distrik Abes, provinsi utara Hajja.

Pada parade itu, ribuan pejuang disebut mengenakan pakaian tradisional Yaman, mengibarkan bendera Yaman dan Palestina, melambaikan senjata dan meneriakkan slogan-slogan anti-Israel dan anti-Amerika.

Houthi sebelumnya telah menggelar parade militer di ibu kota Sanaa, melibatkan 16 ribu orang yang juga telah lulus dari pelatihan militer itu.

Sejauh ini kelompok yang didukung Iran itu tidak merinci bagaimana mereka akan mengirim pasukan itu ke Gaza. Sempat muncul kekhawatiran di Yaman bahwa rekrutan baru Houthi itu akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan militer Houthi di tengah konflik Yaman.

Pengamat militer dan politik, Mohammed Al-Kumaim mengatakan bahwa Houthi kemungkinan melihat kemarahan publik atas situasi di Gaza, sebagai peluang untuk meningkatkan popularitas mereka dan merekrut anggota baru.

“Houthi menemukan bahwa mobilisasi militer telah memburuk selama gencatan senjata (di Yaman), sehingga mereka menggunakan peristiwa di Gaza sebagai alasan untuk mengaktifkan kembali mobilisasi tersebut,” ungkap Al-Kumaim, kutip SuarIndonesia dari CNNIndonesia.

“Peristiwa di Gaza memberi pembenaran bagi Houthi untuk melakukan mobilisiasi, sehingga dengan cara ini mereka tak perlu membayar gaji atau perawatan kepada para pejuang, dan menganggap mereka sebagai bagian dari jihad,” demikian menurut Al-Kumaim.

Baca Juga :   RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi

Sejak awal Desember ini, kelompok Houthi gencar membela Gaza dengan cara melakukan infiltrasi dan menyerang sejumlah kapal tanker di rute pelayaran Laut Merah. Mereka menargetkan kapal-kapal yang diduga memiliki keterkaitan dengan Israel.

Amerika Serikat mengatakan Houthi telah melancarkan lebih dari 100 serangan drone dan rudal, menargetkan 10 kapal komersial yang memiliki hubungan dengan puluhan negara.

Pasca rentetan kejadian itu, AS baru-baru ini mengumumkan koalisi keamanan untuk melindungi rute pelayaran komersial dari serangan Houthi dan melakukan patroli secara berkala. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca