GUMAS Waspadai Ancaman Karhutla

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel gabungan berupaya memadamkan kebakaran lahan di Km 4 Jalan Tahura Lapak Jaru, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas. (Foto: Dok Polres Gumas)

Personel gabungan berupaya memadamkan kebakaran lahan di Km 4 Jalan Tahura Lapak Jaru, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas. (Foto: Dok Polres Gumas)

SuarIndonesia — Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring berkurangnya curah hujan di wilayah setempat.

“Beberapa hari terakhir telah terjadi karhutla di lahan tidur atau lahan tidak produktif dengan luas sekitar 10 hectare,” kata Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong di Kuala Kurun, Selasa (27/1/2026).

Untuk itu, pihaknya terus memaksimalkan berbagai potensi baik personel, sarana dan prasarana, relawan pemadam kebakaran serta seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan antisipasi dan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla.

Menurut dia, kondisi tersebut terjadi karena saat ini kondisi lahan di Kabupaten Gunung Mas tengah kering akibat tak ada guyuran hujan selama beberapa hari terakhir.

“Pada kejadian kebakaran kemarin itu, pemadaman dilakukan personel gabungan terdiri dari Kepolisian Resor (Polres) dan pemadam kebakaran (damkar) Pemkab Gumas di kawasan Kilometer 4 Jalan Tahura Lapak Jaru, Kecamatan Kurun,” kata Bupati Jaya sebagaimana dikutip dari AntaraNews.

Sementara itu, Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo menerangkan, kebakaran yang terjadi di lahan tidur dengan luas sekitar 10 hectare itu diketahui saat kepolisian menerima laporan adanya titik api pada Kamis, pukul 18.30 WIB.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket fungsi segera menuju lokasi kejadian,” ungkapnya.

Sebanyak 15 personel Polri bersinergi dengan 13 personel damkar kemudian terjun langsung ke lokasi kejadian, yang memakan waktu tempuh 20 menit dari Kuala Kurun. Satu unit mobil damkar juga dikerahkan untuk memadamkan api.

Baca Juga :   BARA GAMBUT Pulpis Masih Mengintai

Si jago merah berhasil dipadamkan setelah personel gabungan berjuang selama kurang dari empat jam, tepatnya pada pukul 22.00 WIB.

Heru menjelaskan, langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Sinergitas antara Polri dan Damkar menjadi kunci utama, sehingga api berhasil dijinakkan dalam waktu kurang dari empat jam.

Lebih lanjut, saat ini kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebakaran. Lahan yang terbakar diketahui milik warga berinisial B, sementara sumber api masih dalam proses penyelidikan oleh petugas di lapangan.

Selain upaya pemadaman, Polres Gumas juga telah melaksanakan langkah-langkah prosedural, mulai dari briefing Cara Bertindak (CB), pendataan saksi, hingga identifikasi pemilik lahan.

Polres Gumas mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada serta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, mengingat dampak buruk yang dapat ditimbulkan terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA Kapuas Hanguskan Rumah Warga
SMAN 2 Katingan Kuala Juara Nasional Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026
KARHUTLA Meluas, Gubernur Agustiar Desak Helikopter Segera Tiba
KARHUTLA KOTIM: Status Tanggap Darurat Diperpanjang Hingga 15 September
PRESIDEN Prabowo Pastikan Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalteng
314 NAKES-Logistik Dikirim ke Provinsi Terdampak Karhutla
PERKUAT Ikhtiar Hadapi Kemarau Melalui Salat Istisqa
KUALITAS Udara Kota Palangka Raya “Berbahaya”

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:25

BERKOLABORASI Jaksa di Kalsel dan IKA UNAIR Masuk Sekolah di SMAN 7 Banjarmasin

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:54

KUNJUNGAN KOMJAK RI Diterima Kajati Kalsel dan Dilanjut Dialog dengan Mahasiswa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:19

KARHUTLA di Sungai Biuku, Bhabinkamtibmas Sungai Andai Turun Bantu Relawan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:13

AKSI BEM “Kalsel Lumpuh Jilid II”, Dihadapi DPRD dan Ajak Turun Bersama Tangani Karhutla

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:26

INOVASI Atasi Karhutla, Polda Kalsel Gunakan Racikan Khusus Metode Pipa Suntik dan Kolam Bioflok

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:07

DICEK Gubernur Muhidin Ketersediaan Air di Embung Jomowi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:41

KARHUTLA Kapuas Hanguskan Rumah Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:36

JUMAT PAGI, Kualitas Udara Banjarbaru Kategori Berbahaya

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca