Gubernur Ingin Kalsel Ramah Difabel, Lansia dan Ibu Hamil

- Penulis

Rabu, 31 Oktober 2018 - 21:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Tidak hanya ramah terhadap kaum difabel, Pemerintah Provinsi ingin membuat semua fasilitas umum yang ramah terhadap kaum lanjut usia (lansia) dan ibu hamil serta menyusui.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menginginkan bahwa Provinsi Kalsel ke depan harus ramah difabel. Karena itulah mulai sekarang, bersama jajaran terkait sedang melalukan Rapat Penyusunan Aksi Daerah Penyandang Disabilitas tahun 2018.

“Pak Gubernur, sangat mengingatkan Kalsel mulai sekarang dan di tahun-tahun mendatang menjadi ramah disabilitas. Bahkan perkantoran pelayanan di Provinsi Kalsel pun sekarang sudah dilengkapi sarana disabilitas,’’ ungkap Kepala Badan Perencanaa Pembangunan Daerah Kalsel Ir H Fajar Desira kepada wartawan, usai menjadi narasumber Rapat Penyusunan Aksi Daerah Penyandang Disabilitas tahun 2018, di Rattan In Banjarmasin, Rabu (31/10).

Diakui mantan Kepala Beppako Banjarmasin ini, sekarang ini Kalsel terus berbenah dan kini dengan dukungan dan DPRD Kalsel dari Komisi VI sedang menyusun perda sebagai payung hukum, dalam keberpihakan kaum difabel ke depan.

Tak hanya ramah terhadap kaum difabel, Fajar mengaku sangat ingin membuat semua fasilitas umum juga ramah terhadap kaum lanjut usia (lansia) dan ibu hamil serta menyusui. Demi mewujudkan itu, saat ini sedang dirancang dan susun draft payung hukum sesuai instruksi gubernur.

Baca Juga :   POLISI Terima Laporan Siswa SMK Korban Pengeroyokan

Sedangkan Anggota Komisi IV DPRD Kalsel Zulfa Asma Vikra SH, MH sangat mendukung upaya Pemerintah Provinsi Kalsel yang bertekat menjadikan Kalsel menjadi ramah difabel. Bahkan adanya perda juga sudah membuktikan komitmen dengan dasar awal membuat payung hukum.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial Kalsel Drs H Adi Santoso mengatakan fasilitas umum ramah kaum difabel di Kalsel masih terbatas dibanding dengan jumlah kaum difabel hampir mencapai 19 ribu orang yang tersebar di seluruh Kalsel.

“Kami harus mendengar dan mengajak teman penyandang disabilitas untuk menunjukkan apa saja yang menjadi kendala Apa saja yang menjadi kebutuhan dan lalu kita mengakomodasi, dan inilah wujud kami untuk membantu dan mendorong mereka dengan menyusun payung hukum,” ujar Adi.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca