GERAKAN Pramuka Wadah Pembentuk Karakter Bangsa

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 00:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (kedua kanan) bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso (kedua) dan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo (kiri) secara simbolis membuka perkemahan pramuka berkebutuhan khusus disaksikan Komandan Protokol Upacara Hari Pramuka Kwartir Nasional Samsul Huda (kanan) saat Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64 di Buperta Cibubur, Jakarta, Kamis (14/8/2025). (ANTARA FOTO/Indrianto E Suwarso)

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (kedua kanan) bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso (kedua) dan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo (kiri) secara simbolis membuka perkemahan pramuka berkebutuhan khusus disaksikan Komandan Protokol Upacara Hari Pramuka Kwartir Nasional Samsul Huda (kanan) saat Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64 di Buperta Cibubur, Jakarta, Kamis (14/8/2025). (ANTARA FOTO/Indrianto E Suwarso)

SuarIndonesia — Presiden RI Prabowo Subianto menilai Gerakan Pramuka hingga saat ini tetap menjadi wadah pembentuk karakter bangsa yang mengajarkan budi pekerti, kesetiakawanan, dan rasa tanggung jawab.

“Hari ini, Gerakan Pramuka tetap menjadi wadah pembentuk karakter bangsa, mengajarkan budi pekerti, kesetiakawanan, dan rasa tanggung jawab,” kata Prabowo dikutip dari unggahan akun Instagram @presidenrepublikindonesia, Kamis (14/8/2025).

Presiden Prabowo menyebut sejak awal berdirinya, Gerakan Pramuka telah menempa para tunas muda dengan kedisiplinan, memupuk semangat persatuan, serta membentuk insan berbudi luhur, mandiri, dan siap membela tanah air.

Presiden meyakini peran tersebut meneguhkan keyakinan bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi yang berintegritas dan berjiwa pengabdian.

Kepala Negara berharap Pramuka Indonesia terus melahirkan generasi penerus yang tangguh, berkarakter, dan siap membawa bangsa ini menuju kemajuan.

“Selamat Hari Pramuka ke-64. Jayalah selalu tunas-tunas muda Indonesia. Jayalah Pramuka Indonesia,” kata Presiden Prabowo, dilansir dari ANTARANews.

Sejarah pramuka pertama kali bermula ketika seorang pria Inggris bernama Robert Baden-Powell mengadakan perkemahan pertamanya bersama 22 pemuda di Pulau Brownsea, Inggris pada 25 Juli 1907.

Perkemahan yang berlangsung selama 8 hari itu menjadi titik awal lahirnya gerakan pramuka di dunia. Latar belakang militer yang melekat pada diri Powell yang dikenal tegas, disiplin, dan terampil juga menjadi ciri khas gerakan pramuka itu sendiri.

Baca Juga :   KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Organisasi Pramuka Baden Powell ternyata sampai juga gaungnya ke Indonesia. Gerakan kepramukaan ini dibawa oleh Belanda pada masa kolonial. Belanda mendirikan organisasi kepanduan pertama di Indonesia yang diberi nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).

Istilah Padvinders merujuk kepada istilah untuk organisasi Pramuka yang ada di negeri Belanda.

Pada tahun 1916, seorang guru asal Belanda bernama J J van Dalen mendirikan “Javaansche Padvinders Organisatie” (JPO), yang menjadi organisasi kepanduan pertama untuk pemuda pribumi.

Seiring waktu, banyak organisasi kepanduan lain bermunculan, baik yang didirikan oleh masyarakat pribumi maupun etnis lain seperti Tionghoa dan Arab.

Setelah Indonesia merdeka, berbagai organisasi kepanduan tersebut menyatukan diri dan pada tahun 1961, melalui Keputusan Presiden No. 238 Tahun 1961, Gerakan Pramuka secara resmi didirikan.

Presiden Soekarno meresmikan Gerakan Pramuka pada tanggal 14 Agustus 1961, yang kemudian diperingati sebagai Hari Pramuka setiap tahunnya. (*/ut)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18