Suarindonesia – Korban luka bakar, Zaenab (18), akhirnya menghebuskan nafas terkahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ansari Saleh Banjarmasin, akibat terjilat api dalam peiawa, Senin malam (16/9), sekitar pukul 20.17 WITA.
Membuat keluarga, teman sekolahnya, para guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Banjarmasin, merasa kehilangan sosok korban, yang selalu ceria serta baik kepada teman-temannya.
Mengetahui kena musibah, teman-temannya langsung mendatangi ke RSUD Ansari Saleh Banjarmasin, dan korban sempat di foto temannya buat laporan ke guru sekolah.
Selain itu juga korban rencananya akan dibawa ke Jalan Masjid Jami Banjarmasin Utara, dan dimakamkan dekat keluarganya di Kubah Jalan Masjid Jami.
Diceritakan sang ibu Sarifah Fatma, saat ditemui [{suarindonesia}], Minggu malam (15/9), anaknya seorang pelajar siswi Kelas 3 SMA Banjarmasin.
Dimana korban mengalami luka bakar sekujur tubuh.”Waktu itu saya tak ada di rumah, hanya saja yang ada di rumah anaknya.
Pdahal saat saya meninggalkan rumah sudah dicek terlebih dulu terutama kompor dan listrik,” ujarnya .
Waktu kejadian korban baru saja selesai mandi langsung naik ke atas rumah untuk mengambil pakaian.
Tiba-tiba dari bawah ada kobaran api, anaknya mencoba turun ke bawah untuk menyelamatkan diri, hingga mengalami luka bakar
Diberitakan sebelumnya, dalam peristiwa kebakaran menghanguskan belasan rumah warga.
Dari data sementara, rumah warga yang terbakar di Jalan Antasan Kecil Barat Gang Mekar Sari RT 12 adalah milik Ibrahim, Saud, Hanifah, Amira, Fahir.
Sedangkan di Jalan Sulawesi RT 16 Gang Musyawarah, menghanguskan rumah yang dihuni Syarifah Noor, Said Hud Asegaf, Said Husin Assegaf, Said Jainal Abidin Assegaf, Syarifah Gamar, Syarifah Fatimah, Syarifah Faijah, Yahdi Noor, Basrawi, Hadijah, Rusmini, Abdul Wahab dan Sarjul Ummah. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















