DUA Tahun Istana Garuda tak Berubah Warna Hijau, Pejabat IKN Akan Mundur!

- Penulis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 21:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Pengendalian Pembangunan Otorita IKN Thomas Umbu Pati menyatakan bakal mengundurkan diri jika Istana Garuda di IKN tidak menghijau nantinya. (CNN Indonesia/Tunggul)

Deputi Pengendalian Pembangunan Otorita IKN Thomas Umbu Pati menyatakan bakal mengundurkan diri jika Istana Garuda di IKN tidak menghijau nantinya. (CNN Indonesia/Tunggul)

SuarIndonesia — Deputi Pengendalian Pembangunan Otorita IKN atau OIKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi menyatakan bakal mengundurkan diri jika Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur tidak menghijau nantinya.

“Yang tadi mengatakan bahwa garuda hitam, nggak usah khawatir. Dua tahun oksidasi selesai, akan menjadi hijau. Itu konsep green-nya IKN,” kata Thomas saat acara Bulaksumur Roundtable Forum 2024: Mengelola Dilema Desentralisasi & Sustainability di Balai Senat UGM, Sleman, DIY, Jumat (9/8/2024).

Ahli Politik dan Pemerintahan UGM, Abdul Gaffar Karim selaku Chairperson Roundtable pun memastikan janji Thomas dan durasi yang dibutuhkan untuk proses oksidasi Garuda IKN.

“Dua tahun ya janjinya, dua tahun jadi hijau itu Garuda?” tanya Gaffar.

“Kalau tidak hijau, saya mengundurkan diri,” timpal Thomas.

(CNN Indonesia/Tunggul)

Ditemui selepas acara, Thomas menuturkan jika sang arsitek Istana Garuda IKN, I Nyoman Nuarta menyampaikan jika proses oksidasi membutuhkan waktu maksimal dua tahun.

“Mudah-mudahan warnanya berubah sesuai warna yang kita harapkan itu warna hijau,” ucapnya.

Thomas mengaku dirinya tak terlalu paham mengenai seni dan arsitektur. Namun, dia mengajak publik untuk melihat patung kuda utara Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta yang juga mengalami perubahan warna akibat proses oksidasi.

“Itu ada masanya oksidasi, dan mudah-mudahan kemarin target (Garuda IKN) satu atau dua tahun. Kalau hari ini orang di situ lihat seperti karat kan, nggak, itu proses oksidasi,” tegasnya dikutip CNNIndonesia.

Penampakan awal Istana Kepresidenan di IKN menjadi buah bibir warganet karena berwarna gelap sehingga dianggap beda dari desain awal yang berwarna hijau.

Tak sedikit menyebut penampakan Istana Garuda IKN tersebut seperti Istana kelelawar.

Baca Juga :   DITINJAU Gubernur Muhidin dan Forkopimda PLTU Asam-asam

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang juga Plt Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono memastikan warna Istana Garuda nantinya akan berubah menjadi hijau.

Basuki menegaskan rancangan bangunan akan sama seperti desain akhir karya arsitek I Nyoman Nuarta.

“Kalau menurut Pak Nyoman Nuarta itu nanti kalau kena oksidasi itu jadi hijau,” kata Basuki di Kantor Kemensetneg Jakarta, Selasa (6/8/2024) lalu.

Basuki mengatakan kondisi oksidasi di Istana Garuda kurang lebih akan sama dengan proses oksidasi patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali.

“Enggak [seperti Istana Kelelawar]. Itu jadi kan perunggu yang dikasih cairan, nanti dia akan kena oksidasi menjadi lebih hijau, persis kayak GWK,” ujarnya.

Mengutip keterangan dari Instagram resmi GWK Cultural Park @gwkbali. Warna hijau dari patung GWK karena kulit patung sedari awal dilapisi Patina.

Patina merupakan lapisan yang muncul di permukaan logam yang sudah teroksidasi. Saat pembuatan patung dengan bahan tembaga, mereka akan dilapisi dulu oleh cairan asam yang bisa mempercepat munculnya patina.

Proses Patina yang alami di luar ruangan itu membutuhkan waktu relatif yakni 10-15 tahun. Uniknya, warna hijau dari patung GWK itu bisa berbeda-beda tergantung cuaca. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:37

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng

Rabu, 9 September 2026 - 14:51

PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 14:44

RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus

Rabu, 9 September 2026 - 00:24

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:38

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca