VIRAL! 2 Wanita PMI ‘Ngaku’ Dipaksa Layani 15 Pria Sehari di Arab Saudi

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 22:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar PMI asal NTB ngaku dipekerjakan tidak layak di Arab Saudi. (Foto: Istimewa)

Tangkapan layar PMI asal NTB ngaku dipekerjakan tidak layak di Arab Saudi. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Dua wanita pekerja migran Indonesia (PMI) mengaku dipaksa melayani 15 pria setiap hari di Arab Saudi. Video pengakuan mereka kemudian viral di media sosial.

Mereka diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Video pengakuan dua PMI itu diunggah akun @bisikanneti di Instagram pada Rabu (29/4/2026) lalu.

“Jadi dalam sebulan harus layani 450 pria. Kalau gak sampe target gak dapat gaji,” kata wanita itu dengan nada ketakutan, dikutip detikKalimantan dari detikBali dari video viral, Senin (4/5/2026).

Mereka juga menyebut berangkat ke Arab Saudi setelah diiming-imingi pekerjaan oleh seorang pekerja lapangan berinisial N, perempuan. Tiba di Arab Saudi, mereka bertemu dengan perempuan berinisial Z.

“Jadi N ini iming-iming di WA untuk kerja di Arab Saudi. Tapi ketemu dengan Z. Di sana kami disekap untuk melayani pria. Tapi kami bisa kabur saat belanja ke salah satu mall,” kata wanita tersebut.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB Aidy Furqon mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah kedua PMI tersebut merupakan warga NTB. Pemprov NTB masih berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi untuk memastikan identitas korban.

Baca Juga :   PASTIKAN LAYAAN Cepat dan Transparan, Kapolresta Banjarmasin Turun Langsung Memantau

“Sudah seminggu kami hubungi Kemenlu dan Kedubes, belum ada konfirmasi terkait info di video tersebut. Pihak yang take video juga coba kami hubungi ternyata sudah tidak bisa dihubungi lagi,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Ia menambahkan pihaknya terus berkomunikasi dengan Kemenlu untuk memastikan kondisi kedua korban dalam keadaan selamat. “Kalau mereka PMI kita, semoga baik-baik saja, sebab kami belum dapat update infonya,” tutup Aidy. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca