Dua Kali Merampok Berakhir `Dihadiahi’ Timah Panas

Dua Kali Merampok Berakhir  `Dihadiahi’ Timah Panas

Suarindonesia – Perampok sopir taksi online `dihadiahi’ timah panas (tembakan,red) oleh anggota dari Unit Ranmor Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Dit Reskrimum Polda Kalsel).

Pelaku atasnama Nanang Arifin alias Arif (27), tertangkap, dilumpuhkan dengan tembakan pada kaki kiri.

Pelaku Arif ditangkap saat berada di kawasan Komplek Palm Asri Banjarbaru oleh anggota Dit Reskrimum Polda Kalsel bersama  bersama anggota Unit Tekap Polres Banjar, Sabtu (12/1), sekitar 17.45 WITA.

Selain itu juga anggota juga mengamankan dua pelaku penadahnya, Nanang Sukohadi Pranoto (36)  dan Waldi (47).

Kedua  ditangkap saat berada di kawasan Jalan Puntik Ray 4 Kabupaten (Barito Kuala) Batola, Kamis (10/1) dinihari lalu, sekitar pukul 04:30 WITA,

Pelaku Arif diketahui warga Jalan Sejahtera Gang Berlian RT 05 Kelurahan Kelayan Luar Kecamatan Bamjarmasin Tengah,  sedangkan dua pelaku penadahnya diketahui warga Puntik Ray 4 Kabupaten Batola.

Dimana anggota l menyita sejumlah barang bukti yakni satu unit mobil Daihatsu AYLA warna putih No.Pol DA 8066 AZ satu buah STNK dan SKPD mobil Daihatsu AYLA warna putih No.Pol DA 8066 AZ,  satu buah kartu ATM BNI dan BCA dan lainnya yang semua diketahui milik korban Dwi Martiyugo (37), warga Jalan Sungai Mia dalam Gang Keluarga RT 10 Banjarmasin Utara.

Dimana peristiwa ini terjadi Minggu (30 Desember 2018) pagi, sekitar pukul 07.30 WITA.

Saat itu pelaku Arif memesan Grab Online,untuk minta antarkan ke Martapura, lalu pelaku Arif minta di jemput di Pasar Pagi Banjarmasin Tengah.

Setelah ketemu dengan pelaku Arif langsung naik mobil milik korban, disana pelaku Arif duduk di kursi belakang.

Mereka pun langsung jalan dengan melewati kawasan Jalan Martapura lama.

Begitu sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pelaku Arif mencekit leher korban dari belakang dengan menggunakan kunci pas terbuat dari besi,

Korban berontak dan akhirnya bisa keluar dari mobil miliknya, dan pelaku langsung membawa kabur mobil milik korban.

Korban melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Sungai Tabuk. Dari hasil penyilidikan selama 13 hari, anggota mendapatkan laporan mengenai keberadaan mobil milik korban yang saat itu sedang berada di kawasan Puntik Ray 4 Kabupaten Batola.

Disana anggota berhasil mengamankan barang bukti dari tangan kedua orang penadah mobil milik korban yaitu di tempat Nanang Sukohadi Pranoto dan Waldi.

Saat ditanya mengenai mobil ini, mereka mengakui bahwa mobil ini didapat dari pelaku Arif hingga dikejar dan tertangkap setelah ditembak

Pelaku kemudian diawa ke Rumah Sakit (RS) Hoegeng Imam Santoso Banjarmasin, dan selanjutnya ke Mapolda Kalsel, untuk dimintai keterangan sebelum dipindahkan ke Polsek Sungai Tabuk.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku Arif oleh anggota Ditres Umum unit Ranmor Polda Kalsel, bahwa pelaku sudah dua kali melakukan pencurian dengan kekerasan ini di wilayah Kalimantan Selatan.

Direktur Reskrimum, Kombes Sofyan Hidayat melalui Kasubdit Jatanras, AKBP Afebrianto Widhi, membenarkan penangkapan pelaku dan penadah mobil curian, untuk pelaku Arif akan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. (DO)

 295 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: