Dua Kali Merampok Berakhir `Dihadiahi’ Timah Panas

- Penulis

Minggu, 13 Januari 2019 - 22:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Perampok sopir taksi online `dihadiahi’ timah panas (tembakan,red) oleh anggota dari Unit Ranmor Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Dit Reskrimum Polda Kalsel).

Pelaku atasnama Nanang Arifin alias Arif (27), tertangkap, dilumpuhkan dengan tembakan pada kaki kiri.

Pelaku Arif ditangkap saat berada di kawasan Komplek Palm Asri Banjarbaru oleh anggota Dit Reskrimum Polda Kalsel bersama  bersama anggota Unit Tekap Polres Banjar, Sabtu (12/1), sekitar 17.45 WITA.

Selain itu juga anggota juga mengamankan dua pelaku penadahnya, Nanang Sukohadi Pranoto (36)  dan Waldi (47).

Kedua  ditangkap saat berada di kawasan Jalan Puntik Ray 4 Kabupaten (Barito Kuala) Batola, Kamis (10/1) dinihari lalu, sekitar pukul 04:30 WITA,

Pelaku Arif diketahui warga Jalan Sejahtera Gang Berlian RT 05 Kelurahan Kelayan Luar Kecamatan Bamjarmasin Tengah,  sedangkan dua pelaku penadahnya diketahui warga Puntik Ray 4 Kabupaten Batola.

Dimana anggota l menyita sejumlah barang bukti yakni satu unit mobil Daihatsu AYLA warna putih No.Pol DA 8066 AZ satu buah STNK dan SKPD mobil Daihatsu AYLA warna putih No.Pol DA 8066 AZ,  satu buah kartu ATM BNI dan BCA dan lainnya yang semua diketahui milik korban Dwi Martiyugo (37), warga Jalan Sungai Mia dalam Gang Keluarga RT 10 Banjarmasin Utara.

Dimana peristiwa ini terjadi Minggu (30 Desember 2018) pagi, sekitar pukul 07.30 WITA.

Saat itu pelaku Arif memesan Grab Online,untuk minta antarkan ke Martapura, lalu pelaku Arif minta di jemput di Pasar Pagi Banjarmasin Tengah.

Setelah ketemu dengan pelaku Arif langsung naik mobil milik korban, disana pelaku Arif duduk di kursi belakang.

Baca Juga :   GUBERNUR KALSEl H Sahbirin Noor Mengudurkan Diri Disampaikan ke Presiden, Berkas Diproses

Mereka pun langsung jalan dengan melewati kawasan Jalan Martapura lama.

Begitu sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pelaku Arif mencekit leher korban dari belakang dengan menggunakan kunci pas terbuat dari besi,

Korban berontak dan akhirnya bisa keluar dari mobil miliknya, dan pelaku langsung membawa kabur mobil milik korban.

Korban melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Sungai Tabuk. Dari hasil penyilidikan selama 13 hari, anggota mendapatkan laporan mengenai keberadaan mobil milik korban yang saat itu sedang berada di kawasan Puntik Ray 4 Kabupaten Batola.

Disana anggota berhasil mengamankan barang bukti dari tangan kedua orang penadah mobil milik korban yaitu di tempat Nanang Sukohadi Pranoto dan Waldi.

Saat ditanya mengenai mobil ini, mereka mengakui bahwa mobil ini didapat dari pelaku Arif hingga dikejar dan tertangkap setelah ditembak

Pelaku kemudian diawa ke Rumah Sakit (RS) Hoegeng Imam Santoso Banjarmasin, dan selanjutnya ke Mapolda Kalsel, untuk dimintai keterangan sebelum dipindahkan ke Polsek Sungai Tabuk.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku Arif oleh anggota Ditres Umum unit Ranmor Polda Kalsel, bahwa pelaku sudah dua kali melakukan pencurian dengan kekerasan ini di wilayah Kalimantan Selatan.

Direktur Reskrimum, Kombes Sofyan Hidayat melalui Kasubdit Jatanras, AKBP Afebrianto Widhi, membenarkan penangkapan pelaku dan penadah mobil curian, untuk pelaku Arif akan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing
KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka
DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca