DITUTUP Hingga Maret 2021, Jembatan Antasan Bromo

- Penulis

Selasa, 5 Januari 2021 - 01:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Tim Pengelola Kawasan Ekowisata Jembatan Antasan Bromo memutuskan untuk menutup tempat yang saat ini sedang hits di kalangan masyarakat Kalimantan Selatan tersebut.

Ketua Tim Pengelola Kawasan Ekowisata Jembatan Antasan Bromo, Ir Doyo Pudjadi mengatakan, penutupan tersebut dilakukan karena tidak ingin tempat yang menjadi ikon baru milik Kota Banjarmasin itu menjadi klaster baru akan Covid-19.

“Kita lebih berfokus pada fungsi utama dari jembatan ini, untuk menghubungkan antara penduduk yang tinggal di Pulau Bromo dengan kawasan seberangnya yakni Mantuil,” ucapnya pada awak media usai melakukan rapat koordinasi tim di Balaikota Banjarmasin, Senin (4/1/2021) sore.

Selain itu, trend peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi belakangan ini juga menjadi catatan dalam penutupan kawasan jembatan yang disebut warga dengan nama jembatan roller coaster tersebut.

“Jadi kita sepakat untuk menutup Kawasan Ekowisata Jembatan Antasan Bromo ini sampai Bulan Maret mendatang,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sistem penutupan tersebut dilakukan mulai dari pintu gerbang utama selamat datang, jalan utama memasuki kawasan jembatan, bahkan penjagaan juga dilakukan di sekitar jembatan.

“Di gerbang kawasan wisata Jembatan Antasan Bromo itu nanti akan didirikan pos jaga untuk memfilter pendatang yang akan berkunjung ke tempat itu,” jelasnya.

 

 

Selain itu, pihaknya juga akan meletakkan pemberitahuan atau pengumuman berupa spanduk bahwa kawasan tersebut sementara waktu ditutup untuk keperluan wisata.

“Besok (Selasa 5 Januari 2021) akan kita survei, di mana saja pengumuman itu akan diletakkan,” ujarnya.

Kemudian, untuk mengantisipasi adanya pengunjung yang menggunakan jalan tikus untuk masuk ke kawasan yang sedang viral itu. Pihaknya membentuk tim khusus di pos penjagaan gerbang utama.

Baca Juga :   REFLEKSI Hidupkan Kembali Perjuangan Pahlawan Bangsa, Menghadapi Tantangan Saat Ini

“Tapi penjagaan itu hanya berlaku bagi pengunjung yang datang untuk berwisata. Sedangkan warga setempat yang ingin menyeberang masih diperbolehkan,” imbuhnya.

Maka dari itu, petugas yang berjaga di lokasi akan menutup sebagian akses untuk mengeliminir masyarakat yang benar-benar memerlukan akses tersebut. Itupun tidak melalui pintu utama.

“Ini kita lakukan untuk mengurangi animo pengunjung disana agar tidak terjadi kerumunan di masa pandemi saat ini,” bebernya.

Menurutnya, pemberlakuan kebijakan tersebut akan dievaluasi per bulan untuk mengetahui bagaimana perkembangannya. “Setiap bulannya akan kita evaluasi,” ujarnya singkat.

Untuk mengantisipasi adanya tindakan oknum warga yang masih memanfaatkan kesempatan saat kawasan itu masih ditutup, Doyo mengaku bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan Pokdarwis setempat.

“Pihak kelurahan dan Pokdarwis setempat sudah kita kondisikan bahwa tempat itu ditutup sementara waktu untuk keperluan wisata,” tukasnya.

Lantas bagaimana dengan tempat parkir yang mulai menjamur di kawasan tersebut?

Doyo menegaskan, mulai besok, Selasa (4/1) pihaknya memastikan kalau kawasan tersebut tidak ada parkir untuk wisata.

“Kotak-kotak parkir di sana akan kita sterilkan, sehingga tidak mungkin lagi ada warga yang datang ke sana untuk berkunjung kalau tidak ada parkir,” tandasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MOMEN KENANGAN Menteri Mukhtarudin di Kampus FISIP ULM Bersama Rekan Ikmafis 84
POLRESTA BANJARMASIN Bedah Rumah, Resmikan Tandon Air Bersih dan Bagikan Sembako
AMUK API Hanguskan Tiga Toko di Sungai Andai Banjarmasin Utara
KOLABORASI Polri – Media Investasi Sosial Sangat Penting, Begini Penekanan Kapolda Kalsel
SEORANG MONTIR MOTOR Tergeletak Tak Bernyawa di Bengkel
BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga
DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu
MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 23:05

ARWANA RED BANJAR ‘Si Mata Juling’ yang Harganya Terjangkau

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:30

DUKUNG WFH, Kemkomdigi Kawal Infrastruktur Digital Andal

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:25

YOUTUBE Hadirkan Fitur Perlindungan Anak untuk Dukung PP Tunas

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:43

WASPADA KLB Campak, IDAI Serukan Imunisasi dan Tindakan Pencegahan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:42

KELEBIHAN Karbohidrat saat Sahur Bisa Bikin Tubuh Cepat Merasa Lapar

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:34

8.000 Akun Canva bagi Talenta Kreatif dan UMKM

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:34

INDONESIA Negara Pertama Blokir AI Grok

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:53

INDONESIA Creative Week Belgium: Kain Sasirangan Khas Tala Pikat Warga Belgia

Berita Terbaru

Umpan pemancing di Kumai disambar buaya. (Foto: Istimewa)

Kalteng

UMPAN Pemancing Disambar Buaya

Rabu, 24 Jun 2026 - 00:24

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca