DITIMPA BANJIR, Pemko Banjarmasin Baru Bersih-bersih Bangunan di Atas Sungai

- Penulis

Jumat, 22 Januari 2021 - 18:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Tak terasa lebih sepekan sudah Kita Banjarmasin terendam Banjir. Tentu saja Kondisi tersebut benar-benar menjadi peringatan keras bagi Pemerintah setempat.

Bukan tanpa sebab, banjir pada mulanya cuma dikira genangan atau yang dinamakan dengan sebutan ‘calap’ bagi warga Banjarmasin itu sudah melumpuhkan aktivitas warga.

Lebih-lebih kondisi banjir di awal tahun 2021 ini, disebut-sebut adalah yang terparah. Bahkan tercatat sedikitnya 51 ribu lebih jiwa terdampak akibat banjir.

Tak ayal, berbagai dugaan pun muncul apa yang menjadi penyebab kota seribu sungai dilanda banjir separah ini. Mulai dari cuaca ekstrim, air pasang, air kiriman daerah hulu, hingga sungai-sungai kecil yang sudah tidak lagi berfungsi.

 

 

Oleh karena itu, Pj Sekda Kota Banjarmasin menjelaskan bahwa pihaknya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pun telah melakukan evaluasi, agar ke depannya kejadian pilu ini tidak terulang lagi.

“Kita sudah lakukan rapat koordinasi. Ada beberapa hal masukan dari pihak-pihak terkait agar tidak terulang. Seperti membuat pintu-pintu air, penyedotan dan normalisasi sungai,” ucap Mukhyar, Sekretaris Daerah Banjarmasin, usai rapat di aula Kayuh Baimbai, Jumat (22/01/2021) siang.

Tak kalah penting, keberadaan bangunan – bangunan di atas bantaran sungai yang menghambat saluran juga dibahas dalam rapat tersebut.

Secara bertahap dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), Pemko bakal menertibkan bangunan-bangunan tersebut.

“Bangunan liar atau tidak. Kalau menutupi aliran sungai akan kita tertibkan. Sialnya itu sudah direncanakan namun banjir keburu datang,” terangnya.

Mukhyar membeberkan, sudah ada beberapa bangunan yang berdiri di atas bantaran sungai ditertibkan. Misalnya bangunan dekat toko Citra Sasirangan di kawasan A. Yani KM 3,5. Bahkan pos polisi lalu lintas di pertigaan Jalan Kuripan tak luput dari pembongkaran.

Baca Juga :   KOMITMEN Cetak Atlet Berprestasi dengan Wali Kota Cup Karate Tradisional

Selanjutnya yang akan datang, sebanyak 14 kios di area Pasar Kuripan namun berdiri di atas bantaran Sungai Veteran, juga bakal dibongkar dalam waktu dekat ini.

“Mungkin masih banyak lagi di daerah lain. Tapi kita dahulukan yang benar-benar mengganggu. Momennya pas untuk kita bongkar,” tandasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika terang-terang mengakui pihaknya memang tidak siap dalam menghadapi banjir.

“Ini diluar dugaan kita, Banjarmasin terus terang tidak siap. Pengalaman di Jakarta, mereka mengalami banjir besar juga mereka tidak siap,” ujarnya.

Windi menuturkan pengalaman ini menjadi sangat penting untuk dipelajari supaya musibah banjir tidak terulang kedepannya.

Seperti memperbaiki tata kelola saluran air dan infrastruktur bangunan di Kota Banjarmasin.

Windi pun mencontohkan seperti pelaksanaan pompanisasi yang telah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Kegiatan ini diyakini untuk menurunkan debit air dan normalisasi di kawasan terendam.

Banjarmasin mencatat terdapat 3 kecamatan terdampak, yakni Timur, Utara dan Selatan. Pasalnya sampai sekarang, debit air mengalami lambat penurunan ketimbang musibah banjir di awal.

“Kalau dibiarkan turun airnya secara alami mungkin akan lama lagi bisa setengah bulan ke depan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pompanisasi juga melihat struktur tanah Banjarmasin yang datar, sehingga air menggenang karena tidak ada dorongan keluar.

Hal sebaliknya, apabila struktur tanah yang bergelombang atau miring. Pemko tidak perlu melakukan dorongan dan penyedotan air dengan air.

“Di kawasan itulah yang konsentrasi kami untuk pompanisasi dan pengerukan yang dibantu oleh Balai Sungai,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca