DISIAPKAN UPT Pengelolaan Limbah Medis sebagai Pusat Regional

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DLH Kalteng Joni Harta. (Foto: ANTARA/HO-DLH Kalteng)

Kepala DLH Kalteng Joni Harta. (Foto: ANTARA/HO-DLH Kalteng)

SuarIndonesia — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Limbah Medis yang diproyeksikan sebagai pusat pengelolaan tingkat regional.

Kepala DLH Provinsi Kalteng Joni Harta di Palangka Raya, Rabu (11/6/2025), menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang merancang hal tersebut sebagai solusi terpadu, bukan hanya untuk kabupaten/kota di provinsi setempat, namun juga mencakup wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Ini salah satu program strategis kami ke depan. Kita akan membangun insinerator limbah medis yang mampu menampung dan mengelola limbah dari berbagai fasilitas kesehatan,” kata Joni Harta.

Fasilitas ini ditargetkan menjadi yang pertama di Kalimantan Tengah dengan kapasitas regional. Rumah sakit, puskesmas, maupun unit pelayanan kesehatan dari kabupaten/kota diproyeksikan menjalin kerja sama resmi dengan Pemprov Kalteng.

Dia mengatakan, kerja sama dengan masing-masing kabupaten dan kota ini berkaitan dengan pengelolaan limbah medis, dengan biaya yang diperkirakan sekitar Rp15 ribu per kilogram.

Baca Juga :   PALANGKA RAYA Tanggap Darurat Karhutla hingga 10 Agustus

Rencana ini tak hanya fokus pada penanganan limbah berbahaya dari sektor kesehatan, tetapi juga diarahkan sebagai sumber tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Limbah medis ini bisa jadi peluang baru meningkatkan PAD Kalimantan Tengah, dengan tetap mengutamakan aspek lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tutur Joni dilansir dari AntaraNews Kalteng.

Lebih lanjut dia menjelaskan, persiapannya sudah memasuki tahap akhir, dan dalam waktu segera ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran.

“Peletakan batu pertama akan dilakukan dalam waktu dekat, kita tunggu jadwal dari gubernur,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla
MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan
VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas
PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027
PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla
TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan
DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng
KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19

KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:04

SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:57

ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:39

SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:29

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:14

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:34

SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca