DIPERBAIKI Oprit Jembatan Sulawesi 1 dengan Lapisan Aspal

- Penulis

Kamis, 11 Agustus 2022 - 00:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Keluhan warga mengenai kondisi oprit Jembatan Sulawesi 1 yang dinilai cukup curam dan terdapat gundukan akibat perubahan posisi plat injak jembatan akhirnya teratasi.

Dari hasil pantauan di lapangan pada Rabu (10/08/2022) siang, kondisi jalan di Jembatan Sulawesi I memang sudah nyaman dilintasi.

Salah satu pengendara motor yang saat itu melintas mengaku lebih tenang ketika melewati jembatan tersebut. Selain lebih landai, gundukan yang diakibatkan turunnya pelat injak yang menurun juga hampir tidak terasa lagi.

“Sudah nyaman. Saya sudah tidak perlu khawatir lagi melintas di sini. Turunannya maupun tanjakan jembatan juga agak landai,” tutur pengendara vespa tua itu.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Dedy Hamdhani pun membenarkan, bahwa pihaknya sudah membenahi kedua sisi oprit jembatan.

Sehingga, oprit yang sebelumnya dinilai terlalu menajak kini kondisinya sudah lebih landai. Begitu juga dengan gundukan plat injak.

“Sudah kami kerjakan,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Rabu (10/08/2022) sore.

Ia menjelaskan, perbaikan lantai tanjakan tersebut dilakukan dengan memberi lapisan aspal dengan ketebalan yang sudah diperhitungkan pada gundukan plat injak dan oprit di kedua sisi jembatan.

Alhasil, ketidaknyamanan ketika melintas di atas jembatan penghubung Kelurahan Sungai Jingah dengan Kelurahan Pasar Lama tersebut kini sudah tidak lagi dirasakan pengguna jalan.

Lantas, sampai kapan lapisan aspal tersebut mampu bertahan? Mengingat jembatan tersebut kini menjadi akses utama bagi pengguna jalan yang hilir-mudik melewati jembatan, sehingga besar kemungkinan akan kembali terjadi pergeseran pada konstruksi plat injak akibat beban.

Terkait hal itu, Dedy meyakini, penanganan tersebut bisa bertahan lama sampai proses pembangunan Jembatan Sulawesi 2 selesai.

Baca Juga :

OPRIT Jembatan Sulawesi 1 Diminta Intakindo Segera Diperbaiki

“Tentu, dilihat dari konstruksi dan bebannya nanti. Apalahi beban yang lewat di atas jembatan nanti akan terbagi jika Jembatan Sulawesi 2 sudah selesai,” ungkapnya.

Baca Juga :   KESIAPAN Personel Polresta Banjarmasin Pengamanan TPS

Disamping itu, ia menambahkan, pihaknya juga memberikan pelindung di sisi jembatan dengan bahan jala plastik.

“Pelindung jala ini dipasang agar tidak mengganggu proses pekerjaan di sebelahnya,” pungkasnya.

Pemasangan pelindung jala tersebut dilakukan bukan tanpa alasan, Dedy menerangkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan uji pemancangan tiang jembatan.

Bahkan, di beberapa titik menurutnya sudah dipasang spun pile alias konstruksi pondasi. Sedikitnya jumlah spun pile yang sudah terpasang ada lebih dari 244 buah.

Benar saja, di lokasi proyek pengerjaan Jembatan Sulawesi 2 memang sudah tampak dikerjakan. Material jembatan pun sudah ada di lokasi. Termasuk, tiang pancang.

“Rencananya uji pemancangan tekan beban dilakukan pada Kamis (11/8). Kami coba dulu dengan kedalaman yang ada, setelah pengujian itu sudah selesai, baru kami jadwalkan untuk pemancangan tiang pertama,” jelasnya.

Dedy melanjutkan, untuk material konstruksinya datang secara bertahap. Jika Dipersentasikan saat ini baru sekitar 20 persen saja yang sudah ada di lokasi pengerjaan.

“Yang kami selesaikan, di bagian sisi arah Masjid Jami Sungai Jingah (Kelurahan Sungai Jingah) dulu,” ungkapnya.

Untuk rencana seremonial pemancangan tiang perdana, Dedy mengaku masih menunggu jadwal yang pas, baik itu dari tahap pengerjaan maupun jadwal wali kota.

“Karena kita menyelesaikan uji beban terlebih dahulu. Bila sudah siap, nantinya pemancangan tiang perdana diresmikan Wali Kota Banjarmasin. Saat ini kami masih mengkoordinasikan dengan pihak protokol,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru
RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
DUA KABUPATEN di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah
JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 22:33

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Minggu, 5 April 2026 - 22:37

TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Rabu, 1 April 2026 - 21:50

RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Rabu, 1 April 2026 - 21:23

TIGA PRAJURIT TNI Gugur, Israel Bantah Serang Pasukan PBB di Lebanon

Rabu, 1 April 2026 - 21:04

PESAWAT AN-26 Rusia Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas

Rabu, 1 April 2026 - 20:31

HARGA MIGAS di Eropa Naik hingga 70 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

Berita Terbaru

Internasional

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:33

Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja  ke Banjarbaru, yakni di Kelurahan Guntung Damar, Kamis (9/4/2026). (SuarIndonesia/Ist)

Headline

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:23

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca