DILANTIK 199 ASN dan Pejabat Dinas Damkar dan Penyelamatan Banjarmasin

Bagikan :
DILANTIK 199 ASN dan Pejabat Dinas Damkar dan Penyelamatan Banjarmasin

SuarIndonesia — Setelah menunggu sekian lama, Pemadam Kebakaran (Damkar) akhirnya resmi memisahkan diri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin.

Setelah menjadi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sendiri, Dinas Damkar Pemko Banjarmasin diisi oleh dua pejabat struktural yang sekarang menjalankan dinas tersebut.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, pemisahan Satpol-PP Damkar ini dilaksanakan sesuai dengan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru.

“Walaupun tipe Dinas Damkar ini hanya tipe c yang hanya diisi dengan dua Kabid. Tapi karena tuntutan organisasi ASN (Aparatur Sipil Negara) yang mengisi di sana harus dilantik,” ucapnya saat ditemui awak media usai pelantikan, Selasa (25/1/2022) petang.

Kendati demikian, Ibnu menambahkan untuk posisi kepala dinas di Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Banjarmasin sendiri masih kosong.

“Karena posisi kepala dinas ini harus melalui lelang jabatan yang akan dibuka oleh Pemko Banjarmasin,” ujarnya.

“Secepatnya kita buka lelangnya, kita masih menunggu izin rekomendasi dari KASN,” sambungnya lagi.

 

DILANTIK 199 ASN dan Pejabat Dinas Damkar dan Penyelamatan Banjarmasin (2)

 

Di sisi lain, sebanyak 199 pejabat struktural dilantik dan Pengambilan sumpah jabatan pun langsung dipimpin Ibnu Sina.

“Jadi ada penggabungan dinas, Dispora dan Disbudpar menjadi Disporapar,” ungkap Ibnu.

“Selain itu ada juga yang dilantik karena perubahan dan penyesuaian nomenklatur,” ujarnya lagi.

Dengan pelantikan tersebut, saat ini sambung Ibnu, puluhan jabatan Kepala Seksi (Kasi) yang kosong di kelurahan di Kota Seribu Sungai pun, telah terisi.

“Makanya banyak yang kita lantik itu kasi-kasi di kelurahan. Karena mereka adalah personel ujung tombak pelayanan di Kelurahan,” tuturnya.

Selain itu, Ibnu pun berharap 1 atau 2 bulan ke depan pihaknya akan melantik pejabat lingkup pemko lagi seiring dengan kosongnya jabatan beberapa SKPD di Banjarmasin.

“Seperti hasil lelang pejabat eselon 3 naik ke eselon 2 dan karena yang pensiun. Jadi gerbong birokrasi kita ini terus bergerak karena tuntutan organisasi sehingga birokrasi dan ASN Pemko Banjarmasin itu bisa bekerja baik,” pungkasnya.

Terakhir, Ibnu pun berpesan kepada pejabat struktural yang dilantik agar bekerja dengan baik. (SU)

 285 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.