SuarIndonesia – Sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) -TK (Taman Kanak-kanak) Pertiwi, yang puluhan tahun berada di Komplek Cempaka Putih Kelurahan Kuripan Banjarmasin Timur, Kalsel, kini tinggal kenangan.
Karena sekolah penanaman karakter, bagi generasi emas di Banjarmasin ini, digusur demi perluasan bangunan Puskesmas yang ada di sampingnya dan ini disesalkan warga hingga para guru.
Hal sama, Kepala TK Pertiwi, Muhammad Fauzi Rahmatullah menangis menyaksikan dibongkarnya bangunan yang menaungi dirinya bersama 5 rekan guru lainnya.
“Bangunan ini sudah berdiri sejak tahun 1976 atau sudah hampir 5 dekade mencetak pondasi karakter anak-anak khususnya sekitar kpmplek dan wilayah Kuripan,” ucapnya.
Memang lanjutnya, kalau untuk kepemilikan lahan, dikui milik Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.
“Tetapi kami juga meminta belas kasih kepada Dinas Pendidikan agar dapat mengayomi kami dan membantu mencari solusinya,” tambah Fauzi.
Meski demikian, ia tidak tinggal diam, pihak pengelola TK bersama para tenaga pendidik sementara selama satu tahun kedepan melakukan penyewaan rumah untuk menampung proses pembelajaran.
Lokasinya diungkapkan Fauzi tak jauh dari lokasi sebelumnya, yakni di Komplek Gandaria 1, dengan jarak dari lokasi sebelumnya sekitar 500 meter.
Namun yang disayangkan oleh Fauzi adalah, soal kenangan dan suasana di lokasi sebelumnya yang memang sulit untuk dilupakan.
“Tapi apalah daya, jika status lahannya saja milik Dinkes Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Sementara Dya RA SH, ibu satu anak, yang awal duduk di bangku sekolah TK tersebut juga sangat sayangkan ini terjadi.
Kenapa Pemerintah Kota Banjaramsin tidak mencarikan solusi untuk kirasan di komplek ini juga.”Disesalkan, kenangan yang hilang,” ucapanya lagi
Karena warga sekitar hingga daerah Kuripan, banyak orang tua memasukan anaknya di TK Pertiwi ini. (*/SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















