DIGELAR Museum Lambung Mangkurat Kegiatan Pekan Cinta Museum

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Museum Lambung Mangkurat menggelar kegiatan Pekan Cinta Museum

Museum Lambung Mangkurat menggelar kegiatan Pekan Cinta Museum

 

Suarindonesia – UPTD Museum Lambung Mangkurat kembali menggelar Pekan Cinta Museum 2026. Bagian upaya memperkuat pelestarian sejarah, budaya, dan jati diri daerah. Kegiatan yang berlangsung di Museum Lambung Mangkurat, Banjarbaru, ini menghadirkan beragam program edukatif dan budaya yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Rahim, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Museum Lambung Mangkurat dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, Pekan Cinta Museum menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian warisan budaya daerah.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Museum Lambung Mangkurat beserta seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga menjadi langkah nyata dalam memperkuat pelestarian sejarah, budaya, dan jati diri daerah,” ujar Abdul Rahim di Banjarbaru, Rabu (1/7/2026).

Ia menegaskan bahwa museum memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, tetapi juga sebagai pusat edukasi yang menghubungkan generasi masa kini dengan nilai-nilai luhur masa lalu.

“Museum memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi, pelestarian warisan budaya, dan penguatan karakter bangsa. Museum tidak hanya menyimpan koleksi bersejarah, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menghubungkan generasi masa kini dengan nilai-nilai luhur masa lalu,” katanya.

Melalui Pekan Cinta Museum, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan museum sebagai sumber pembelajaran sepanjang hayat sekaligus destinasi edukatif yang menarik untuk dikunjungi.

“Harapan kami, melalui penyelenggaraan Pekan Cinta Museum ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya mengunjungi museum sebagai sumber pembelajaran sepanjang hayat terus meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat, Ady Surya, mengatakan bahwa Pekan Cinta Museum 2026 bertujuan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap museum, memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Kalimantan Selatan, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya daerah.

Baca Juga :   DIVISITASI Kemendagri Rencana Kenaikan Grade Museum Lambung Mangkurat

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan semakin memperkuat peran museum sebagai pusat pendidikan kebudayaan sekaligus menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda.

“Kegiatan ini diharapkan dapat mendekatkan museum dengan masyarakat serta menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Pekan Cinta Museum 2026 melibatkan berbagai kalangan, mulai dari peserta didik jenjang PAUD hingga SMA/SMK/MA, mahasiswa, guru, sanggar seni, komunitas budaya, hingga masyarakat umum.

Berbagai kegiatan telah disiapkan dalam rangkaian acara, di antaranya Pameran Temporer bertema “Peradaban Dayak Kalimantan Selatan: Merawat yang Ada, Menjaga yang Tersisa” pada 18 Juni 2026, kegiatan Belajar Bersama berupa melukis di museum pada 28 Juni 2026 dan anyaman tradisional Kalimantan Selatan pada 30 Juni 2026.

Selain itu, digelar Lomba Mewarnai tingkat PAUD pada 1 Juli 2026, Lomba Begasing atau Adu Pukul pada 2 Juli 2026, Lomba Menyanyi Lagu Tradisional pada 3 Juli 2026, serta puncak kegiatan berupa Lomba Tari Kreasi Tradisional pada 4 Juli 2026.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Museum Lambung Mangkurat berharap dapat memperkuat fungsi museum sebagai ruang edukasi, pelestarian budaya, sekaligus wadah interaksi masyarakat dalam mengenal dan mencintai sejarah serta warisan budaya Kalimantan Selatan.(RW)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIVISITASI Kemendagri Rencana Kenaikan Grade Museum Lambung Mangkurat
PELESTARIAN Naskah Kuno Warisan Budaya Banua
MESIWAH PARE GUMBOH sebagai Warisan Budaya Dayak Deah
Museum Lambung Mangkurat Tutup Setiap Senin Mulai 20 Juli 2026
DIGELAR Museum Lambung Mangkurat Lomba Nyanyi Banjar
LOMBA BAGASING jadi Agenda Tahunan Lestarikan Warisan Budaya
“SENTUHAN PANTUN” Sultan Haji Pangeran Khairul Saleh Tentang Suku Banjar, Dayak dan Lainnya
DIRESMIKAN Pangeran Khairul Saleh, Rumah Adat Banjar Tangga Karamat 159 dan Pengobatan Alternatif Minyak Waras Borneo

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:02

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:57

KASUS MBG: 16 Saksi Dipanggil Kejagung dalam Penyidikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:17

ANTISIPASI Dampak Karhutla saat Fenomena El Nino

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:22

FEBRIE ADRIANSYAH Usai Diperiksa 7 Jam Dibawa Lagi ke Rutan KPK

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:34

FEBRIE ADRIANSYAH Kenakan Rompi Tahanan Pink ke Kejagung

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:23

MENHUB DUDY: “Kami Jajaki dengan China-Rusia Bangun Rel Trans-Kalimantan”

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:59

PRAPERADILAN Febrie bukan Hindari Proses Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:45

NAKES sebagai Pelayan Masyarakat tak Boleh Nirempati

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi upaya pemadaman karhutla di Kalimantan Tengah. (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam

Senin, 10 Agu 2026 - 22:01

Kabut asap di Banjarbaru. (Foto: detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

KASUS ISPA Meningkat di Banjarbaru

Senin, 10 Agu 2026 - 21:51

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca